Bergerak ke Pandeglang, Relawan PT BSI Bantu Korban Tsunami

Jumat, 28 Desember 2018 : 00.00
Pandeglang– Tim relawan bencana PT Bumi Suksesindo (BSI) bertolak  menuju Kabupaten Pandeglang, Banten guna membantu para korban tsunami Selat Sunda pada (25/12/2018).

Sasaran mereka adalah wilayah kecamatan Sumur, kabupaten Pandeglang, Banten. Perjalanan menuju wilayah tersebut ternyata tidaklah mudah.

Tim yang tergabung dalam emergency response team (ERT) PT BSI ini terpaksa menginap di tengah perjalanan karena cuaca dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

“Kondisi hujan dan jalannya pun rusak parah. Demi keamanan kami putuskan untuk menginap di gubuk tepi jalan,” kisah Sugeng Hariyanto, koordinator tim ERT PT BSI.

Setibanya di lokasi bencana (26/12), relawan PT BSI langsung bergabung dengan tim di bawah koordinasi Kementerian ESDM. Mereka mendirikan Posko di SMPN 1 Sumur berjarak kurang lebih 400 meter dari bibir pantai.

Selama di lokasi bencana, tim bergerak menyisir lokasi bekas tsunami untuk mencari korban yang mungkin belum ditemukan.

“Kami datangi setiap lokasi untuk mencari korban yang belum ditemukan,” terang Sugeng.

Tidak hanya melakukan penyisiran lokasi bencana, ERT juga mendatangi tempat-tempat pengungsian warga. Di sini, ERT memberikan layanan kesehatan dan memberikan bantuan logistik.

“Layanan kesehatan ini untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga paska
bencana,” imbuh Sugeng.

Untuk logistik yang diperbantukan, PT BSI memilih memberikan bantuan berupa barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak, mie instan, dan lain-lain. Melihat kondisi di
lapangan, bahan-bahan itulah yang saat ini paling dibutuhkan oleh korban.

Senior Manager External Affairs, Sudarmono, saat pelepasan keberangkatan tim memastikan bahwa perusahaan memiliki perhatian tersendiri terhadap  kebencanaan.  Pihaknya akan selalu siap sedia terlibat dalam upaya penanganan bencana.

Bukan hanya sekali ini PT BSI mengirimkan relawan ke lokasi bencana. Sebelumnya, ERT PT BSI juga terlibat dalam penanganan bencana tsunami Aceh (2016), tsunami Lombok (2018),  banjir Alasmalang, Banyuwangi (2018), dan gempa tsunami Palu (2018).

“Setiap ada bencana kami selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pengiriman tim relawan. Ini sudah menjadi komitmen kami,” tegas Sudarmono dalam kesempatan lainnya. (mal)
Loading...

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi