Baru Berumur Tiga Tahun, Pasar Ikan Candikusuma Mangkrak

Selasa, 11 Desember 2018 : 17.47
Pasar Ikan Desa Candikusuma Jembrana
JEMBRANA - Kawasan Pasar ikan di sebelah lapangan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana yang baru dibangun tiga tahun lalu kondisinya kini mangkrak dan sepi pengunjung.

Sejumlah warga menuturkan, bangunan pasar ikan itu sejak selesai dibangun tiga tahun lalu. Sejak selesai dibangun belum pernah dimanfaatkan karena pedagang engan berjualan di lokasi itu.

Keberadaan pasar ikan itu katanya tidak menarik minat para penjual dan pengepul ikan karena nelayan dan pengepul ikan sudah memiliki tempat sendiri di rumah masing-masing yang dekat dengan pantai.

Menurut warga, sudah ada yang menjemput sendiri ikan-ikan tersebut ke rumah-rumah pengepul ikan dan membawa truk/pick up. "Jadi ya sejak awal pasar ikan sudah sepi dan mubasir," ujar Nur, warga setempat, Selasa (11/12/2018).

Senada itu, Pipit, seorang pedagang di dekat pasar ikan tersebut sejak awal warga sudah mengingatkan, agar jangan membangun pasar ikan karena nanti mubasir dan tidak ada yang mau jualan. Namun himbauan warga itu tidak dihiraukan, Pemkab Jembrana tetap membangun pasar ikan tersebut.

Selain itu, pasar dengan bangunan model meja seperti itu sehingga pedagang susah berjualan sehingga enggan ditempati. Pedagang menginginkan suasanya yang nyaman dan ramai dikunjungi. Sementara pasar ikan itu sepi dari kunjungan.

"Karena mangkrak dan tak terurus kondisi pasar itu sekarang kotor, banyak sampah berserakan, kasihan padahal anggaran untuk membangun banyak," imbuhnya.

Perbekel Candikusuma Wayan Bagia Yasa mengakui sejak selesai dibangun pasar ikan itu tidak ada yang menempati. Kran di pasar juga rusak. Kabarnya, pasar ikan itu sampai saat ini belum ada serah terima dari Dinas Perikanan dan Kelautan ke Desa Candikusuma.

Dengan begitu, pihaknya tidak berani mengambil alih atau melakukan sesuatu untuk pasar ikan itu. Dia tidak berani melakukan perbaikan karena bukan wewenang dan tanggungjawabnya. "Kami juga tidak berani promo karena belum serah terima. Dinas berjanji akan memperbaiki tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Di sana memang agak sulit berjualan," katanya.

Awalnya ada keinginan membangun pasar untuk memberdayakan warga miskin. Bukan model pasar seperti itu. Pihaknya ingin bangun pasar di mana warga miskin bisa punya tempat tinggal/tidur sekaligus tempat untuk berjualan. Sehingga bisa memotivasi mereka untuk produktif.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan Dan Perhubungan Jembrana Made Dwi Maharimbawa mengatakan saat bangunan pasar ikan selesai dibangun hendak diserahterimakan ke desa namun pejabat yang membidanginya memasuki masa pensiun. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru