menu
search

Bandara Ngurah Rai Layani 765 Extra Flight di Liburan Akhir Tahun

Kamis, 20 Desember 2018 : 10.04
GM Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi
MANGUPURA – Selama libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru 2019 Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 765 Extra Flight. Tambahan penerbangan (extra flight) yang sudah diajukan beberapa maskapai kepada pengelola Bandar Udara, dapat diprediksi akan terjadinya peningkatan jumlah penumpang.

“Sebagai pengelola Bandar Udara, kami sudah menyetujui 765 extra flight" General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi dalam keterangan resminya, Kamis (20/12/2018). Disebutkan, dari total 765 penambahan penerbangan, rute penerbangan tertinggi adalah rute dari dan ke Soekarno – Hatta, dengan total pengajuan 270 _extra flight.

"Disusul dengan rute dari dan ke Surabaya dengan 254 penerbangan, dan Lombok dengan 98 extra flight_” sambung Yanus. Yanus mengungkapkan, dibandingkan tahun lalu, kenaikan pengajuan _extra flight_ di tahun ini cukup tinggi.

Tahun lalu, permohonan hanya sejumlah 477 _extra flight_, sementara di tahun ini ada 765 permohonan. Naik sekitar 60%. Untuk jumlah seat, 765 permohonan _extra flight_ tersebut mengakomodir sekitar 145 ribu kursi, atau naik sebesar 65 ribu kursi dibanding tahun lalu.

"Persentase kenaikannya cukup luar biasa, hampir 80%," papar Yanus menambahkan.

Pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah berkoordinasi dengan pihak airline dan fround handling, agar dapat memperhatikan waktu pelayanannya, jika terjadi lonjakan jumlah penumpang dan peningkatan traffic penerbangan.

"Kami juga akan memperhatikan kesiapan alat produksi kami seperti landasan, apron, alat navigasi penerbangan, kendaraan _Airport Rescue and Fire Fighting_ dan juga genset," sambungnya. Selain mejaga keamanan di area Bandar Udara, Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kelancaran arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai.

Dala menyambut libur Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bali mempersiapkan posko Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Posko Nataru).

Posko berlokasi di area publik Terminal Kedatangan Domestik tersebut akan beroperasi selama 24 jam setiap harinya, dengan dimulai dari hari pertama dibukanya posko yaitu pada Kamis, 20 Desember 2018.

Posko akan beroperasi selama 18 hari - terhitung mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 akan didukung personel dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Badan SAR Nasional (Basarnas), serta Unit K-9.

Dia mengatakan, posko monitoring Nataru ini bertujuan untuk memantau operasional Bandar Udara agar dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman, serta untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.

“Mengingat adanya _trend_ di bulan Desember mengenai banyaknya wisatawan yang ingin menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di Bali, serta mengingat Bali sampai saat ini masih menjadi destinasi wisata paling favorit baik bagi para wisatawan domestik maupun manca negara,” kata Yanus.

Mengingat Bandara Ngurah Rai akan dipadati penumpang, pihaknya dan komunitas Bandar Udara menyediakan posko terpadu Natal dan Tahun Baru. “Selama operasional Posko Nataru, untuk personil keamanan akan dibagi menjadi 3 _shift_, yaitu pagi, siang, dan malam; yang terdiri dari 38 orang per shift” tambah Yanus.

"Selama posko Natal dan Tahun Baru, akan disiagakan 1.273 personil yang sudah termasuk dukungan dari pihak eksternal, karena keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus penumpang merupakan tujuan utama kami,” tandas Yanus.

Pihaknya juga menyediakan layanan kesehatan untuk para penumpang dan mobil _ambulance_ yang selalu siaga selama 24 jam di area Terminal Kedatangan Domestik untuk mengantisipasi jika terdapat pengguna jasa Bandar Udara yang memerlukan bantuan kesehatan bersifat mendesak. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua