14 Tukang Potong Babi dan 11 Dokter Hewan Disiagakan di Denpasar

Jumat, 21 Desember 2018 : 14.55
Babi guling menjadi menu utama dalam perayaan Hari Galungan dan Kuningan di Bali/dok.
DENPASAR - Guna memperlancar dan menjamin pemotongan hewan babi tetap memperhatikan aspek kesehatan untuk dikonsumsi saat umat Hindu merayakan Hari Galungan dan Kuningan UPT Rumah Potong Hewan Denpasar menyiagakan 14 tukang potong dan 11 dokter hewan.

Kepala UPT. RPH Kota Denpasar, I Gede Nyoman Wiratanaya menjelaskan, RPH Kota Denpasar dalam menunjang kelancaran pemotongan hewan jelang hari besar keagamaan senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan disembelih.

Sehingga hewan yang disembelih nantinya menghasilkan daging yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Pemeriksaan secara rutin terhadapi kesehatan dan sanitasi, baik pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem) maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem).

"Hal ini tidak lain adalah untuk menjamin keamanan dan ketenteraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi pangan asal hewan (PAH), khususnyadaging babi yang sehat, aman dan utuh," ungkapnya kepada wartawan baru-baru ini.

Disebutkan, dalam rangka menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan, pihaknya turut menyiagakan 14 orang tenaga pemotong hewan yang terlatih dan berpengalaman.

Selain itu, turut disiagakan 5 orang tenaga dokter yang menangani pemeriksaan antemortem (hewan sebelum disembelih) dan 4 orang tenaga dokter hewan yang melaksanakan pengecekan postmortem (hewan setelah disembelih).

Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga turut menyiagakan 11 dokter hewan untuk melaksanakan pengecekan daging di 27 Pasar yang berada di Kota Denpasar.

"Masyarakat yang akan menyembelih sendiri diharapkan berkordinasi dengan RPH jika penyembelihan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan dan sanitasi dari hewan yang akan disembelih dapat tetap terjaga," tutupnya.

Pelaksanaan Hari Suci Galunga dan Kuningan di Bali memang memiliki keunikan tersendiri. Seperti halnya tradisi 'Nampah' atau memotong hewan yang biasa dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan Hari Suci Galungan yang dikenal dengan istilah Penampahan Galungan.

Karenanya, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan UPT. Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar turut menghimbau masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra menjelaskan, seluruh hewan ternak khususnya Babi yang identik dipotong masyarakat menjelang Hari Suci Galungan ini agar diperhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih.

Hal ini dapat dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk melaksanakan pengecekan kesehatan hewan sebelum dan pasca disembelih.

"Semua pihak agar selalu meningkatkan kordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen agar tidak mengkonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsi daging saat perayaan Hari Suci Galungan," jelasnya. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru