Wisatawan dan Masyarakat Membaur dalam Pegadaian Sunset Colour Run di Legian

Minggu, 11 November 2018 : 00.00
BADUNG- Ratusan peserta baik dalam dan luar negeri turut menyemarakkan lomba lari di pantai yang menjadi salah satu event menarik di ajang Legian Beach Festival (LGF) 2018 Sabtu 10 November 2018.

Ketua Panitia LGF ke-11, Nyoman Sarjana mengungkapkan, lomba lari ini awalnya ditargetkan 100 peserta namun sampai akhir pendaftaran membludak sampai 300 lebih peserta.

Mereka berasal dari wisatawan asing dan domestik yang tengah berlibur di Bali. Juga, masyarakat di Kabupaten Badung dan sekitarnya turut ambil bagian dalam lomba di pantai itu.

"Ini untuk pertama kalinya digelar lomba lari di pantai berjarak 2,5 kilometer," katanya.

Karena baru pertama digelar sehingga pihaknya belum berani memasang target peserta dalam jumlah banyak.

Setelah melihat animo masyarakat cukup besar sehingga pihaknya ke depan akan mempersiapkan lebih matang lagi dengan harapan bisa menjaring peserta hingga 2000 an orang.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada Pegadaian yang telah membantu terselenggaranya ajang "Pegadaian Sunset Colour Run" yang berlangsung lancar.



Vice President PT Pegadaian Area Bali Sucahya P. Laksana mengatakan momen festival ini dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan hal yang belum begitu akrab khususnya bagi generasi millineal sebagaimana kampanye pemerintah bulan Juli lalu.

"Ayo menabung emas, kampanye kami kalau perbankan bank ayo menabung itu semua mengajak masyarakat gemar menabung," ujar Sucahya yang ikut ambil bagian dalam lari ini.

Pihaknya ingin memberikan pemahaman bagaimana manfaat investasi dalam bentuk menabung emas. Apalagi, selama ini masih ada anggapan menabung emas itu mahal.

Menabung emas itu bukan milik mereka yang memiliki harta atau orang kaya sebab dengan konsep di pegadaian menabung emas ini sangat simple dan mudah.

Cukup menyetor uang minimal sesuai harga emas seberat 0,01 gram yang berlaku saat ini sekira Rp 6.600 ditambah biaya administrasi dan pemeliharaan tanpa meterai, yang dibayar dimuka selama setahun sudah bisa memiliki tabungan emas.

Sejak diperkenalkan pertengahan tahun 2016 di Indosesia respon masyarakat menabung emas cukup luar biasa termasuk di Bali.

Selain lomba lari di pantai, pengunjung juga mendapat suguhan musik maupun olah raga tarian zuma yang diikuti ratusan peserta lari dan masyarakat atau wisatawan yang tengah berlibur di Legian Kuta. (rhm)



Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi