Tim SAR Evakuasi 184 Kantong Jenazah Korban Lion Air

Selasa, 06 November 2018 : 21.07
Tim SAR gabungan mengevakuasi kantong jenazah korban Lion Air/foto:basarnas
JAKARTA - Hingga hari kesembilan operasi pencarian Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi total kantong jenazah yang sudah diberi label oleh tim DVI dan dievakuasi ke RS sampai pukul 18.30 WIB sebanyak 184 kantong jenazah.

Yang terakhir, tim penyelam kembali berhasil menemukan 20 kantong jenazah pada operasi SAR, Selasa (6/11/2018). "Rencana operasi malam ini dan besuk tetap kami laksanakan dengan fokus mencari korban," tegas

Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi melalui Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjelaskan rencana operasi malam ini dan Rabu (7/11/2018) besok tetap dilaksanakan dengan fokus mencari korban.

"Dari lokasi pencarian siang tadi, Tim SAR masih bersemangat melaksanakan operasi SAR," katanya saat konferensi pers di Posko Terpadu, JITC 2 Tanjung Priok.

Dari pantauan udara terlihat jelas, Kapal Victori milik Pertamina yang dilengkapi dengan peralatan Multi Beam Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, Ping Locator, Differential Global Positioning System (DGPS), dan Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) itu sandar menggunakan 4 jangkarnya.

Kapal inilah yang menjadi titik sentral operasi pencarian dan mengcover area prioritas 1, yaitu pencarian di bawah laut.

Kapal dikelilingi Rubber Boat (RB) atau perahu karet sebagai point atau titik-titik spot penyelaman oleh tim penyelam gabungan dari Basarnas, Denjaka, Kopaska, Taifib, Dislambair TNI AL, Brimob, Indonesia Diver Rescue Tim, POSSI, dan lainnya.

Sementara sektor atau prioritas 2, terlihat puluhan kapal dari Basarnas, TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, KPLP, KSOP, Bea Cukai, Bakamla, BPPT, KKP, Pertamina ditambah dari Potensi SAR lainnya, termasuk nelayan, masih melakukan pencarian di atas permukaan.

Tim SAR di Posko Tanjung Pakis, juga masih melaksanakan penyisiran atau penyapuan di sepanjang garis perairan tersebut untuk mencari dan mengevakuasi korban yang terbawa arus.

Diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 rute Cengkareng - Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang, Jawa Barat. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi