Tahun 2019, Kota Denpasar Rancang Pendapatan Rp1,9 Triliun

Selasa, 06 November 2018 : 06.15
DENPASAR - Dewan menyetujui Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 dengan rancangan pendapatan sebesar Rp2,2 Triliun. Rapat Paripurna ke-12 masa Persidangan III DRD Kota Denpasar digelar Senin (4/11) di Gedung DPRD Kota Denpasar.

Rapat pemandangan fraksi terhadap Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) T.A 2019 ini dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD, I Wayan Mariyana Wandhira, AA Ketut Asmara Putra, Made Mulyawan Arya yang dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan OPD dan Forkompinda di lingkungan Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, seluruh fraksi menyetujui Rannperda APBD T.A 2019 untuk ditetapkan sebagai Perda sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Ranperda APBD T.A 2019 pendapatan daerah dirancang sebesar Rp. 1,92 triliun yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesr Rp. 872,49 milyar, Pos Dana Perimbangan sebesar Rp. 753,14 milyar,

Pos lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 295,81 milyar. Sedangkan sisa kekurangan akan dibiayai menggunakan SILPA T.A 2018.

Sementara, belanja daerah dirancang Rp. 2,18 triliun lebih yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1,01 triliun lebih atau sebesar 46,2 persen dan Belanja Langsung dirancang sebesar Rp. 1,17 triliun lebih atau sebesar 53,8 persen.

Fraksi Partai Golkar dalam pandangan umum fraksi yang dibacakan, I Wayan Suwirya menerima Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) Kota Denpasar.

Demikian juga Fraksi Partai Demokrat, dalam pendangan fraksi yang dibacakan I Gede Semera ini, Fraksi Partai Demokrat mengapresiasi kerja Pemkot Denpasar selama ini. Sehingga, pelaksanaan roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan.

“Terdapat ratio belanja langsung terhadap total belanja daerah di tahun 2018, dari 48,5 persen di APBD induk TA 2018 menjadi 53,8 persen di RAPBD tahun 2019, semoga dengan adanya peningkatan ini dapat memberikan harapan positif pembangunan Kota Denpasar kedepannya,” ujarnya.

Sikap senada disampaikan Fraksi Partai Gerindra dalam pandang umum fraksi yang dibacakan, I Ketut Budiarta, bahwa secara umum dapat menyetujui Ranperda APBD TA 2019 untuk ditetapkan sebagai Perda.

Fraksi Partai Hanura yang dibacakan IB Ketut Kiana dan Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Wayan Suadi Putra ini juga turut menyetujui Penetapan Ranperda APBD TA 2019. Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Matra mengapresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih sehingga Ranperda APBD TA 2019 dapat disepakati untuk ditetapkan menjadi Perda.

“Hal ini menunjukan bahwa kita telah mampu bekerjasama, menyamakan visi dan persepsi dalam pembahasan terhadap materi persidangan, dengan berbagai masukan, usul, dan saran dari anggota dewan yang merupakan cerminan dan ekspresi rasa cinta dan tanggung jawab dalam sinergi pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” jelasnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi