RI Undang Jepang Berinvestasi dalam Pengembangan Destinasi "10 Bali Baru"

Jumat, 16 November 2018 : 06.24
Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateral bersama PM Jepang Sinzhu Abe di sela KTT ASEAN/foto:Biro pers setpres
SINGAPURA - Presiden Joko Widodo mengundang Jepang untuk terus meningkatkan investasinya ke Indonesia seperti dalam pengembangan destinasi pariwisata 10 Bali Baru. Hal itu ditegaskan, Kepala Negara saat menggelar pertemuan dengan PM Jepang Shinzo Abe.

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela rangkaian pertemuan ASEAN di Suntec Convention Centre, Singapura. Pertemuan berlangsung selama kurang lebih 30 menit itu dimanfaatkan oleh Presiden memfokuskan pembahasan pada kerja sama ekonomi dengan Jepang.

Indonesia dan Jepang diketahui telah melakukan kerja sama seperti di bidang infrastruktur yang terus berjalan hingga kini. Moda Raya Terpadu Jakarta merupakan salah satu proyek kerja sama yang dilakukan kedua negara.

"MRT Fase I akan selesai Maret 2019. Groundbreaking MRT Fase II juga akan dilakukan berdekatan dengan waktu tersebut," kata Jokowi.

Selain tu, Presiden Jokowi menyampaikan keprihatinan terhadap kebijakan Jepang mengenai kelapa sawit, terkait sertifikasi. Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia telah menerapkan sertifikasi ISPO dan berharap agar sertifikasi ini dapat diterima atau diperkuat.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan harapan kiranya Jepang dapat memberikan fleksibilitas dalam perundingan peninjauan menyeluruh Indonesia-Japan _Economic Partnership Agreement_ (IJEPA) dan juga _Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement_ ( RCEP) agar perundingan dapat segera diselesaikan.

Ke depan, Indonesia melihat sejumlah potensi kerja sama yang dapat dijalankan dengan pemerintah Jepang. "Diantaranya ialah investasi dan pengembangan mobil listrik dan baterai lithium, pengembangan industri pariwisata di kawasan "10 Bali Baru", serta kerja sama kemaritiman," katanya menegaskan.

Jokowi mengajak Yang Mulia Shinzo, untuk bersama-sama mendorong hal-hal tersebut dengan memanfaatkan momentum dan semangat 60 tahun perayaan hubungan bilateral. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi