Rekayasa Genetika, Tim Mahasiswa UI Raih Emas di IGEM Boston

Senin, 05 November 2018 : 08.52
Tim mahasiswa UI meraih emas di ajang IGEM, Boston/foto: istimewa
JAKARTA - Pada ajang International Genetically Engineering Machine (IGEM) Competition di Boston, Amerika Serikat Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil menorehkan prestasi meraih gelar medali emas (gold medal project).

Ajang bergengsi itu berlangsung pada tanggal 24-28 Oktober 2018. IGEM 2018 merupakan kompetisi rekayasa genetika terbesar di dunia dengan jumlah peserta 321 tim dari lebih dari 100 negara.

Tim Mahasiswa Universitas Indonesia terdiri atas Andrea Laurentius (FK UI 2016), Galuh Widyastuti (FKM UI 2016), Glory Lamria (FT UI 2015), Valdi Japranata (FK UI 2015) melakukan pemaparan di depan Juri IGEM.

Pada 25 Oktober 2018, Muhammad Iqbal Adi Pratama (FK UI 2016) mewakili Tim IGEM Universitas Indonesia bertindak sebagai pembicara resmi di depan perwakilan FBI (U.S. Federal Bureau of Investigation) di The Harmitage Hotel.

Kehadiran Iqbal memberikan paparan di ajang tersebut sebagai bagian dari tahapan investigasi dan klarifikasi dari FBI sebagai salah satu Juri IGEM Competition.

Selain itu, masih ada 9 anggota tim lainnya. Mereka berhasil meraih Gold Medal Project melalui project Finding Diphty, inovasi alat diagnosis difteri menggunakan bakteri rekombinan yang diharapkan mampu lebih mudah, cepat, dan murah untuk memberikan penanganan diagnosis difteri yang baik untuk Indonesia.

"Selamat atas prestasi yang diraih dan tetap terus membanggakan UI dan Indonesia," ucap Dosen Pembimbing/Pembina Project IGEM 2018 Universitas Indonesia DR. Budiman Bela. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi