Motor Listrik Gesits Mengaspal di Istana, Jokowi Siap Jadi Pembeli Pertama

Rabu, 07 November 2018 : 19.44
Presiden Jokowi menjajal kehandalan motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan/foto:biro pers setpres
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik Gesits karya anak bangsa degan berkeliling Istana Kepresidenan bahkan siap menjadi pembeli pertama jika sudah diproduksi. Jokowi menerima audiensi tim gabungan yang mempersiapkan sepeda motor listrik Gesits Rabu, 7 November 2018.

Hadir Tim gabungan diantaranya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsyah Suryadi, Direktur PT. Gesits Technology Indonesia Zaki Nahdi Saleh, dan para pimpinan BUMN yang terlibat dalam produksi motor listrik tersebut, yakni Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana dan Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin.

Presiden membicarakan persiapan produksi massal sepeda motor listrik Gesits yang merupakan karya anak bangsa. Direncanakan, produk tersebut akan segera memasuki tahap produksi dan termasuk salah satu prinsipal Indonesia pertama yang masuk ke pasar sepeda motor listrik Tanah Air.

Setelah pertemuan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik Gesits di sekitar halaman Istana. Mengenakan helm hitam, Jokowi tampak menikmati saat mengendarai Gesits berwarna merah.

"Tadi saya coba enggak ada suara knalpotnya. Saya senangnya yang _greng, greng, greng_ . Tadi enggak ada (suara) jadi agak bingung menyesuaikan. Halus sekali. Ini sangat ramah lingkungan," puji Jokowi.

Dalam audiensi tersebut dibicarakan soal rencana produksi massal Gesits dalam waktu dekat. Rencananya, dalam satu bulan, sepeda motor listrik tersebut akan diproduksi sebanyak 60.000 unit dalam satu tahun atau 5.000 unit setiap bulan dan tergantung permintaan pasar.

Sebelumnya, Gesits juga telah melalui sejumlah uji coba dan pengembangan sejak 2015 silam. "Ini adalah _brand_ dan prinsipal 100 persen Indonesia untuk sepeda motor listrik. Sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali enggak ada masalah," tuturnya.

Dirinya melanjutkan, apabila sepeda motor listrik Gesits ini meluncur ke pasaran, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan. Presiden meyakini apabila harga yang ditawarkan cukup kompetitif dan memiliki keunggulan tersendiri dibanding sepeda motor konvensional, sepeda motor listrik ini akan diterima oleh pasar.

_"Brand_ dan prinsipal Indonesia bisa mendahului pertama di pasaran. Ini sangat bagus. Tadi saya sudah diberi tahu harganya kompetitif," ujarnya.

Menurut informasi yang disampaikan kepada Presiden, Gesits ditenagai oleh baterai _lithium ion_ dan dapat menempuh jarak sejauh kurang lebih 70 kilometer untuk satu kali pengisian baterai dengan lama pengisian kurang lebih 3 jam.

"Saya kemarin lihat di pameran motor 8 jam (pengisian). Ini saya kaget bisa 3 jam untuk 70 kilometer," ucapnya.

Diketahui, komponen baterai merupakan satu-satunya komponen motor yang masih harus diimpor oleh pihak Gesits. Ke depannya, komponen tersebut diharapkan juga akan diproduksi di dalam negeri.

Yang paling krusial ini produksi baterai lithium-nya. Padahal raw materialnya di dalam negeri ada. "Ini nanti kalau sudah diproduksi saya jadi pembeli pertama," tandasnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi