Keluarga Penumpang Korban Lion Air Terima Santunan Rp50 Juta

Sabtu, 03 November 2018 : 22.24
JAKARTA - Diwakili pihak keluarga, tiga penumpang yang menjadi korban Lion Air JT610 yang mengalami kecelakaan 29 Oktober 2018 telah mendapatkan santunan masing-masing Rp50 juta dari Asuransi Jasa Raharja.

Gerak cepat dan kordinasi Jasa Raharja dengan pihak-pihak yang berwenang dalam melakukan pendataan penumpang Lion Air JT610 yang mengalami kecelakaan 29 Oktober 2018, telah memudahkan dalam proses dan identifikasi penerima santunan Jasa Raharja.

Berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Republik Indonesia bahwa DVI telah berhasil mengidentifikasi penumpang Lion Air JT610 an. Jannatun Cintya Dewi, Chandra Kirana dan Monni.

Sesuai identitas diperoleh Tim pendataan penumpang Jasa Raharja, bahwa saudari Jannatun Cintya Dewi tercatat sebagai warga Dusun Prumpon RT 01 RW 1 Suruh Sukodono, JawaTimur. Sedangkan penumpang atas nama Chandra Kirana, warga Gang Cempaka Kel Pasar Cempaka, Talang Ubi, Lumatang Ilir, Sumsel dan Monni, warga Sawah Besar, Jakarta.

Setelah mendapat data tersebut, Jasa Raharja Cabang Jawa Timur dan Cabang Sumatera Selatan dan DKI Jakarta langsung mengunjungi rumah duka. Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur Suhadi saat berkunjung menyampaikan turut berduka yang mendalam dari Direksi dan kiranya keluarga tabah dan sabar menerima musibah tersebut.

"Seluruh dokumen telah dilengkapi oleh petugas Jasa Raharja," imbuh Suhadi.

Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp. 50.000.000 (Lima puluh juta) kepada masing-masing ahli waris yang sah dalam hal ini orang tua korban untuk korban an. Jannatun diterima Bapak kandung an. Bambang Supriadi, warga Dusun Prumpon RT 01 RW 1 Suruh Sukodono, Jawa Timur.

Jumlah sama juga diterima Husnaini, ibu kandung Chandra Kirana di Sumsel dan Irvan Sunardi, suami Monni.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Budi Rahardjo Slamet menyampaikan, penyerahan santunan penumpang dilakukan karena pihak berwajib sudah memastikan bahwa mereka merupakan penumpang yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 beberapa waktu yang lalu.

Santunan diserahkan kepada orangtua korban berdasarkan UU No 33 dan PMK No. 15 tahun 2017, bagi korban meninggal dunia, maka Jasa Raharja akan menyerahkan hak santunan sebesar Rp 50.000.000, terang Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi