Festival Kampung Berseri Astra & SATU Indonesia Run Meriahkan Hari Kesehatan

Minggu, 25 November 2018 : 21.47
Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek (kedua kanan), Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Kirana Pritasari (kedua kiri), Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kanan) dan Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kiri) berbincang seusai penandatanganan Komitmen Peningkatan Gizi Balita di 34 Provinsi di Indonesia saat Festival Kampung Berseri Astra Kesehatan di Lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar
DENPASAR - PT Astra International Tbk mengadakan acara bersamaan di dua kota besar di Indonesia, yakni Festival Kampung Berseri Astra (KBA) Kesehatan guna memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2018.

Dua kota yang dipilih yakni di Denpasar 25-26 November 2018 dan SATU Indonesia Run di BSD City, Tangerang pada 25 November 2018.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F. Moeloek, Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas, serta Muspida dan Muspika Denpasar turut menghadiri Festival KBA.

Menkes Nila juga memberikan arahan mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang juga diterapkan Astra sebagai pembagian lokasi acara Festival KBA.

Festival KBA Kesehatan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya didampingi Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah dan Ketua Koordinator Grup Astra Wilayah Bali Haris Prasetya yang disaksikan ratusan peserta.

Kota Denpasar merupakan kota kelima pelaksanaan Festival KBA dan merupakan kota terakhir pada tahun ini setelah sebelumnya di Bogor, Kupang, Banjarmasin dan Semarang.

Ada tiga bagian dari Festival KBA Kesehatan diantaranya Germas 1 yaitu kegiatan Parade Astra Jalan Sehat yang diikuti oleh 150 peserta yang merupakan masyarakat dan karyawan Grup Astra Bali dengan rute Kantor ACC cabang Renon dan berakhir di LapanganBajra Sandi Renon.

Ada juga zumba party yang diikuti 200 peserta. Selain itu juga ada lomba permainan tradisional deduplak, lari bakiak dan lari balok yang ditutup dengan kegiatan demo pencak silat.

Germas 2 menitikberatkan pada pemeriksaan kesehatan, donor darah serta pengobatan gratis bekerja sama dengan tim Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, sedangkan Germas 3 meliputi kegiatan Aksi Makan Pisang saat car free day berlangsung dan pembagian 1.000 paket makanan sehat dari healthy food trucks.

Dalam kesempatan itu, Menkes Nila menekankan komitmen peningkatan kesehatan melalui KBA.

“Saya mengapresiasi langkah Astra dalam menyehatkan masyarakat Indonesia, karena dengan kita sehat masyarakat jadi lebih produktif. Masyarakat yang produktif membuat kampung- kampung di Indonesia menjadi lebih produktif dan sehat. Program KBA dapat menjadi model bagi kampung-kampung lain di Indonesia,” ujarnya.

Pada 26 November 2018, Festival KBA Kesehatan mengadakan Astra Untuk Indonesia Sehat Talkshow yang diikuti oleh berbagai narasumber yang ahli di bidangnya seperti Kepala BNN Komjen Pol. Heru Winarko, Ketua YKPI Linda Agum Gumelar, Andy F. Noya, dan masih banyak lainnya.

“Kesehatan merupakan salah satu pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra. Pengembangan pilar kesehatan dalam KBA diharapkan dapat memberikan kontribusi yang postif bagi masyarakat dalam suatu kampung bahkan desa. Ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” ujar Pongki Pamungkas.

Kampung Berseri Astra merupakan wujud nyata kontribusi sosial berkelanjutan Astra untuk masyarakat dengan konsep pengembangan terintegrasi 4 pilar kontribusi sosial berkelanjutan.

Sejalan arahan pemerintah untuk mewujudkan desa maju, mandiri dan sejahtera, Grup Astra kini memiliki 77 Kampung Berseri Astra yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia dan juga 300 Desa Sejahtera Astra di 100 kabupaten di Indonesia.

Bersamaan dengan Festival KBA Kesehatan di Bali, komunitas pelari di Grup Astra, yakni Astra Runners mengadakan SATU Indonesia Run di Astra Biz Center BSD City, Tangerang, yang diikuti 2.000 pelari. Lomba lari ini diadakan dalam rangka memperingati HUT ke-5 Komunitas Astra Runners.

Lomba lari tahunan Astra Runners ini berbeda dari tahun sebelumnya, dengan menambah jarak tempuh lomba dari funwalk 3 kilometer menjadi 5 kilometer dan lari dari 6 kilometer menjadi 10 kilometer. Kali ini juga mengundang lebih dari 35 komunitas yang terdiri dari 100 pelari.

Salah satu Dewan Pembina Astra Runners yang juga merupakan salah satu eksekutif Grup Astra Iwan Hadiantoro mengatakan meskipun jarak lomba ditingkatkan, jumlah peserta tidak turun, bahkan bertambah dari tahun sebelumnya.

“Antusiasme Insan Astra luar biasa. Kali ini menjadi tahun pertama penggunaan timing system resmi untuk mengukur waktu secara tepat bagi peserta lomba. Harapannya dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kecepatan di acara selanjutnya. Komunitas Astra Runners ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas Insan Astra,” ujar Iwan Hadiantoro.

Selain itu, Dalam SATU Indonesia Run, Astra Runners yang memiliki tagline: We Run, We Care, We Share, juga menggalang dana bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya. Setiap peserta otomatis menyisihkan Rp50.000 dari biaya registrasi untuk disumbangkan melalui program Nurani Astra.

Pada prinsipnya, apapun kegiatan yang dilakukan Astra harus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. (nad)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi