Dalam Tekanan Perang Dagang Global, Ekonomi RI Tumbuh 5,17 Persen

Rabu, 07 November 2018 : 00.00
Presiden Jokowi berikan keterangan pers/foto biro pers setpres
BEKASI - Ditengah tekanan ekonomi global perekonomian Indonesia pada triwulan III 2018 tumbuh sebesar 5,17 persen (yoy) sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 November 2018.

Pertumbuhan ekonomi di triwulan III itu cukup menggembirakan di tengah adanya tekanan eksternal.

"Alhamdulillah, menurut saya masih sangat baik. Artinya kita bisa mempertahankan pada posisi 5,1 persen dan kita lihat tren konsumsi masyarakat juga masih di atas 5 persen," ujar Presiden di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Selasa, 6 November 2018.

Pemerintah akan berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional di masa-masa mendatang.

"Kita bandingkan dengan situasi global ekonomi yang menurun dan perang dagang yang masih ramai, saya kira pertumbuhan ekonomi di angka 5,17 menurut saya baik," tegas dia.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa pemerintah akan memperkuat pelatihan vokasi bagi para lulusan SMK. Berdasarkan, data BPS mereka masih belum terserap sepenuhnya ke dalam industri dan dunia kerja.

"Saya sampaikan bahwa yang namanya vocational training, tu masih menjadi fokus kita untuk memperbaiki kualitasnya sehingga SDM kita betul-betul siap untuk masuk dunia kerja," demikian Jokowi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi