Bandara Ngurah Rai Layani 5,2 Juta Turis hingga Oktober 2018

Minggu, 18 November 2018 : 00.30
BADUNG – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama bulan Januari hingga Oktober 2018 melayani penumpang hingga 5,2 juta wisatawan asing.

Dengan pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara di selama sepuluh bulan 2018 sebanyak 321.370 wisman, terjadi kenaikan jumlah wisatawan sebesar 6.58% dibandingkan periode pencatatan selama sepuluh bulan di tahun lalu.

Cina masih menjadi negara penyumbang turis terbesar di Bali, dengan jumlah sebanyak 120.138 wisatawan. Pada bulan Oktober sempat turun dari bulan sebelumnya sebesar 7% atau 9.141 wisman dengan total 1.221.859 jiwa hingga bulan Oktober 2018.

Meskipun jumlah pengunjung Bali asal Negeri Tirai Bambu pada bulan Oktober turun dibanding kunjungan di bulan September, namun dominasi turis Cina masih bertahan pada angka persentase sebesar 23,47%.

Memasuki, urutan dua dan tiga negara penyumbang wisatawan terbanyak hingga Oktober 2018 masih ditempati Australia dan India, masing-masing dengan jumlah wisatawan sebesar 991.032 dan 293.300 jiwa.

“Kenaikan wisatawan setiap bulannya terus terjadi, hingga bulan Oktober 2018 tercatat kenaikan sebesar 6,58% pada tahun ini dibanding tahun lalu," ujar General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Kamis (15/11/1018).

Kunjungan turis asal Cina sempat menurun namun masih mendominasi, disusul oleh Australia dan India,” papar Yanus. Berdasarkan data yang tercatat dari Januari hingga Oktober, beberapa negara yang masuk dalam 10 besar mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu.

Salah satunya yang mengalami kenaikan cukup signifikan yakni United State of America (USA) meningkat 50,83% atau sebesar 6.653 wisman dibandingkan dengan tahun lalu.

Perhelatan besar yang diselenggarakan pada Bulan Oktober seperti _IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018_ dan _Our Ocean Conference 2018_ yang telah selesai dilaksanakan di Bali merupakan salah satu faktor peningkatan kedatangan wisatawan mancanegara.

“Perhelatan besar di Bulan Oktober terutama _IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018_ merupakan faktor yang mampu menyumbang kenaikan wisatawan mancanegara, meskipun pada Bulan Oktober tidak termasuk dalam _peak season_ kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali,” ujar Yanus.

Kata Yanusm, hingga saat ini Bali masih dihadapi dengan _low season_, kenaikan diperkirakan akan terus bertambah hingga Desember 2018.

"Kami optimis, kedatangan wisatawan mancanegara melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan mencapai 6,27 juta sesuai dengan target yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata,” tambah Yanus. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi