Antisipasi Erupsi Gunung Agung, Basarnas Gembleng Relawan Pasebaya

Kamis, 08 November 2018 : 21.01
Pelatihan Jungle SAR bagi relawan Pasebaya Agung
KARANGASEM - Relawan Pesebaya Agung mendapat pelatihan Jungle SAR dari instruktur khusus Basarnas guna mengantisipasi terjadinya erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali, Kamis (8/11/2018).

Pesebaya Agung merupakan kumpulan relawan berada di 28 Desa terdampak erupsi Gunung Agung. Melalui radio komunikasi miliknya kerap memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat di seputaran Gunung Agung.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, di parkiran dan wantilan Pura Pasar Agung, Sebudi, Selat, Karangasem.

Kepala Kantor SAR Denpasar Ketut Gede Ardana mengatakan kegiatan ini termasuk pelatihan potensi masyarakat. Basarnas membutukan potensi seperti ini. Karena pertolongan dan pencarian merupakan tanggung jawab bersama selaian Basarnas.

"Kekuatan Basarnas sendiri didukung masyarakat karena itu potensi masyarakat perlu diperhatikan dan dilatih," jelas Ardana yang juga memberikan pembekalan dalam pelatihan.

Pasebaya merupakan salah satu potensi yang perlu diberikan pengetahuan dan pemahaman terkait pertolongan dan pencarian. Selain Pesebaya pelatihan ini diikuti TNI dan Polri.

Diakui Ardana, selama ini Pesebaya Agung banyak terlibat dalam memberikan edukasi. Dengan adanya pelatihan ini maka akan lebih terarah serta memiliki kemampuan dan kapasitas dalam memberikan pertolongan.

Potensi SAR dasar ini juga bertujuan untuk mempercepat pelayanan jasa SAR ke wilayah Bali termasuk Karangasem. Termasuk meningkatkan kemampuan potensi SAR di masyarakat, khusus untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung.

"Nantinya jika ada warga yang tersesat segera dapat memberikan bantuan," tukas mantan Kepala Kantor SAR Kupang ini.

Dengan pelatihan ini, mereka memahami jika ada tanda tanda Gunung Agung erupsi. Pengetahuan diberikan salah satunya adalah simulasi pertolongan, baca kompas dan kuntur. Pada intinya paham dengan mitigasi darat untuk tahu posisi. Semua peserta pelatihan nantinya akan diberikan sertifikat yang dikeluarkan Basarnas.

Ketua Pasebaya Agung Gede Pawana, yang didampingi sekretarisnya I Wayan Suara Arsana mengatakan ada 105 anggota Pesebaya yang terlibat dalam latihan ini.

Pelatihan ini dibagi dua sesi. 50 orang ikut pelatihan khusus resqiu dan sisanya adalah pendukung seperti SSR dan Logistik. Tak hanya teori praktik pun akan diberikan. Pawana menambahkan pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan Jungle SAR khusus Gunung dan Hutan.

Sebagai warga yang tinggal disekitar lereng Gunung Agung dan langsung terdampak jika erupsi terjadi. Pelatihan seperti ini sangat bagus. Karena sebagai warga juga relawan akan paham apa yang harus dilakukan kalau erupsi terjadi.

Selaian itu akan paham caranya menolong dirinya sendiri dan keluarganya juga orang lain. "Agar paham minimal untuk diri sendiri," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi