35 Inovator Kenalkan Inovasi Pelayanan Publik di IPS Forum

Senin, 05 November 2018 : 20.14
JAKARTA – Sebanyak 35 orang inovator akan memperkenalkan karya inovasi bidang pelayanan publik pada ajang The International Public Service (IPS) Forum 2018.

Selain itu, sejumlah menteri, gubernur, dan kepala daerah akan menjadi pembicara dalam forum bertaraf internasional yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center Jakarta, pada 7-8 November mendatang.

Paraentrepenur muda antara lain Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Co-Founder Ruang Guru, dan Try Wibowo yang merupakan CEO dan Founder Insan Media.

Tak hanya itu, dalam forum berkelas internasional ini juga menampilkan Bertine Kampuis dan Yongmei Zhou, dan Karrie McLaughlin yang merupakan perwakilan dari World Bank akan mengisi Inspiring Talk.

Para menteri dan kepala daerah yang akan menjadi pembicara, antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua ORI Amzurial Rifai dan sejumlah bupati dan walikota.

Pelaksanaan IPS Forum 2018 mengambil tema "Expanding and Improving Public Services Delivery Through Collaborative Action". Selain menampilkan berbagai pelayanan publik, kegiatan ini juga diwujudkan dalam bentuk forum diskusi, marketplace inovasi pelayanan publik, dan pameran pelayanan publik.

“Praktik-praktik baik dari pelayanan publik ini kami sebarkan sebagai inspirasi dan agar dapat diimplementasikan di daerah-daerah lain,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa saat jumpa pers di kantor Kementerian PANRB, Senin (5/11/2018).

Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa mengatakan, delapan pemenang United Nations Public Service Award (UNPSA) 2018 akan turut hadir dalam pameran tersebut.

Indonesia melalui inovasi Sistem EDAT untuk pemberantasan malaria milik Pemkab Teluk Bintuni berhasil meraih juara 1 dalam UNPSA 2018.

Pemenang lain akan tampil antara lain dari Austria, Korea Selatan, Colombia, Spanyol, Kenya, Thailand, dan Swiss. Selain itu akan tampil juga pelayanan publik dari Korea Selatan, Azerbaijan, Jerman, serta negara tetangga di kawasan ASEAN.

Salah satu tujuan dari penyelenggaraan IPS Forum 2018 ini adalah untuk memberikan inspirasi, baik untuk Indonesia maupun dunia internasional. Hal ini sejalan dengan program revolusi mental, dimana Kementerian PANRB menjadi koordinator untuk program Gerakan Indonesia Melayani.

Dilaksanakan selama dua hari, IPS Forum menjadi wadah bagi para penyedia dan pengguna pelayanan publik untuk dapat berinteraksi.

Sebanyak 35 inovator di bidang pelayanan publik memiliki kesempatan untuk memperkenalkan inovasi miliknya yang telah berjalan kepada para pengunjung maupun inovator lainnya dalam marketplace pelayanan publik. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi