Upacara Pembersihan Bumi di Pura Lempuyang Karangasem

Kamis, 11 Oktober 2018 : 05.30
KARANGASEM - Upacara Wana Kertih dalam rangka Karya Panca Bali Krama Tawur Tabuh Gentuh Labuh Gentuh Wana Kertih lan Segara Kertih di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur Kabupaten Karangasem, Rabu (10/18).

Upacara dipimpin Ida Pedanda Gede Made Tianyar,Pedanda Gede Wayan Bukit dan Ida Pedanda Jelantik Duaja. Ketua pelaksana bendesa purwayu I Nyoman Jati menjelaskan pengertian upacara ini adalah pembersihan bumi, agar bebas dari bencana alam.

Wana Kertih sebagai Tawur Buta Hita memohon keharmonisan alam. Setelah itu Jana Hita menuju Jagathita.

Untuk menuju jagatditha sebagai orang Bali hanya bisa bersatu melalui Yadnya, dalam Yadnya tidak akan ada yang namanya Warna karena semua satu, bersatu dalam satu keyakinan bersatu dalam satu yadnya.

"Sama seperti saat ini, dengan upacara warna kertih yang merupakan upacara untuk melestarikan alam sehingga alam tetap seimbang," imbuhnya.

Dalam prosesnya Wabup Artha Dipa, Jr. Mangku Ketut Pasek Guntur serta undangan lainnya turut melepaskan paksi, bojog, kidang, menjangan, ular. Wabup Artha Dipa selaku Ketua Panitia Karya mengatakan tujuan upacara agama adalah untuk menumbuhkan sikap dan perilaku yang semakin dekat dengan Tuhan.

Rasa dekat Tuhan itu akan menumbuhkan prilaku yang semakin luhur. Dengan persembahan upakara atau banten yang ditunjukan kehadapan Ida Sang Hyang WidiWasa harapannya adalah mendapatkan kedamaian atau keharmonisan.

Tampak hadir pula mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi dan Mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi