Tiga Sekolah Jalani Program Pintar di Kabupaten Batanghari

Sabtu, 20 Oktober 2018 : 00.00
BATANG HARI - Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan salah satu program Tanoto Foundation bagi sekolah dan madrasah yang ada di Kabupaten Batanghari Jambi.

Peserta pelatihan MBS adalah kepala sekolah dan pengawas, baik SD/MI dan SMP/MTs. Kabupaten Batanghari merupakan salah satu dari tiga kabupaten di Jambi yang menjadi mitra Tanoto Foundation.

Kegiatan mulai tahun 2018 melibatkan guru, kepala sekolah, pengawas yang akan dilatih berbagai pelatihan yang terangkum dalam program PINTAR atau singkatan dari Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari menyambut baik pelatihan ini, harapan besar akan terwujudnya perubahan dimulai dari kepala sekolah.

“Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, saya ucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas kepercayaan memilih Batang Hari menjadi satu dari tiga mitra program PINTAR di Propinsi Jambi,“ ungkap Kepala Bidang Guru dan Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari, Yaakin, di Kamis, (18/10/18).

Berkaitan pelatihan MBS, peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan pengawas ini diajak menyusun program sekolah, mulai dari pembelajaran, budaya baca, mengajak peran serta masyarakat sampai pada tahap menyebarkan praktik baik, sehingga menjadi rujukan sekolah lain.

“Selain pelatihannya aktif dan menyenengkan, materinya juga bagus, banyak hal baru yang saya pelajari, misal bagaimana menggali potensi peran serta masyarakat secara efektif,” ujar Suparni, Kepala SDN 13/1 Muara Bulian.

Coordinator Tanoto Foundation Provinsi Jambi Medi Yusva menjelaskan, pelatihan ini dimaksudkan agar kepala sekolah dan pengawas mengerti dapur sekolah,

"Pelatihan ini mendorong agar satuan pendidikan sekolah, bisa dikelola dengan baik oleh kepala sekolah, missal mendorong program budaya baca melalui kebijakan pembelian buku melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ujarnya.

Kepala sekolah mengerti urusan dapur rumah tangga melalui perencaan yang baik, partisipatif baik dengan guru dan masyarakat, sehingga perubahan sekolah secara menyeluruh bisa di wujudkan,” tambah Medi.

Kegiatan dilangsungkan di SMPN 3 Batang selama dua hari, 18-19 Oktober 2018 diikuti 24 peserta dari 24 sekolah/ madrasah mitradi Batanghari. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi