Stok Gas LPG Bersubsidi di Tabanan Aman

Selasa, 09 Oktober 2018 : 18.44
Tim Monitoring BBM dan Gas LPG Bersubsidi Kabupaten Tabanansaat melakukan monitoriong di sebuah pengecer Gas LPG
TABANAN - Stok (persedian) gas LPG Bersubsidi ukuran 3 Kg di Kabupaten Tabanan, Bali, aman dan mencukupi untuk keperluan masyarakat.

Hal itu dikemukakan Kabag Perekonomian Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana selaku Ketua Tim Monitoring BBM dan Gas LPG Bersubsidi Kabupaten Tabanan usai melakukan monitoring dan pengecekan stok Gas LPG di wilayah Kabupaten Tabanan, Selasa (9/10/2018).

"Dari hasil monitoring di sejumlah pangkalan, agen dan pengecer Gas LPG di Kabupaten Tabanan, stok gas LPG bersubsidi ukuran 3 KG dan gas LPG non subsidi ukuran 12 Kg aman dan mencukupi," terangnya.

Menurut Ekayana, selama ini pihaknya selalu melakukan monitoring dan pengecekan stok gas LPG di pasaran secara berkala sehingga bila ada kelangkaan bisa segera diantisipasi dan dicarikan solusinya segera.

"Dari hasil pengecekan di tingkat SPBE, Agen dan pengecer stok gas LPG isian 3 Kg dan 12 Kg masih cukup memadai dan tidak terjadi kelangkaan gas LPG di Tabanan," tegasnya.

Hal senada diungkapkan Koordinator Agen Gas LPG Kabupatena Tabanan, IGN Siwa Genta yang menyampaikan bahwa untuk stok gas LPG isian 3 Kg di wilayah Tabanan masih memadai dan sesuai dengan DO yang diajukan oleh pihak Agen Gas LPG.

"Meskipun demikian, masing - masing Agen Gas LPG di Tabanan tetap diharuskan menyiapkan cadangan stok sebanyak 67 tabung setiap harinya jika nanti ada peningkatan permintaan gas oleh Masyarakat sehingga tidak terjadi kelangkaan gas LPG isian 3 Kg," katanya mengingatkan.

Sementara itu, Pemilik SPBE PT. Kiani Pasifik Nusantara (KPN) Ahmad Kurnia, saat didatangi Tim Monitporing mengungkapkan, PT. KPN mendapatkan suplai pasokan Gas LPG dari depo Manggis sebanyak 30 Ton setiap harinya.

"Pasokan tersebut mencukupi semua kebutuhan/DO dari Agen di bawah naungan PT. Kiani Pasifik Nusantara. Sementara ini, stok mencukupi dan tidak ada masalah di lapangan," tegasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi