Sekolah Jurnalisme AJI Dalami Isu Ekonomi dan Perbankan

Sabtu, 20 Oktober 2018 : 16.10
DENPASAR - Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI), bersama Permata Bank dan The Australian Embassy menggelar Banking Journalist Workshop ( BJW) guna mendalami isu dan liputan tentang ekonomi perbankan.

BJW 2018 digelar di Denpasar tepatnya di Kantor Bank Permata di Dewi Sartika selama dua hari, yakni 19-20 Oktober 2018. Sebanyak 25 jurnalis dari berbagai platform media (cetak/online, televisi, dan radio) dengan pengalaman kerja minimum dua ahun serta berasal dari berbagai daerah.

Workshop yang rutin digelar setiap tahun oleh AJI untuk meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu-isu ekonomi perbankan. Kegiatan ini juga untuk mendorong adanya liputan media yang berkualitas dan beretika terkait isu ekonomi perbankan.

Selama dua hari ini dibagi menjadi dua sesi yang difasilitasi mentor dari kalangan praktisi ekonomi, perbankan, serta media dari Indonesia dan Australia. "Acara ini penting guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membangun hubungan antarnegara yang lebih baik," tutur Konsulat Jenderal Australia Bali, Dr Helena Studdert.

Pihaknya berharap, jurnalis bisa lebih berperan penting dalam hal menyampaikan informasi ke masyarakat. Head Corporate Affairs Permata Bank, Richele Maramis dalam sambutannya mengaku senang karena dari tahun ke tahun antusias jurnalis untuk mengikuti acara ini cenderung meningkat.

Dia menyatakan kegiatan ini juga salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan media daerah.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan skill para jurnalis dalam meliput isu isu perbankan. Peran bank sangat besar dan kegiatan ini membantu meningkatkan inklusi keuangan," katanya.

Dalam kesempatan sama, Ketua AJI Kota Denpasar Nandhang Astika menyatakan sebagai tuan rumah, pihaknya berharap peserta dari sejumlah kota di Indonesia ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

Terlebih, acara ini menghadirkan pemateri yang kredibel di bidangnya. Pelatihan ini akan sangat membantu jurnalis dalam memahami isu-isu ekonomi. Menurutnya, kegiatan yang rutin digelar seperti ini akan sangat membantu menambah kapasitas dan skill jurnalis.

"Semoga tidak akan berhenti di pelatihan seperti ini tetapi ke depannya dukungan dari berbagai pihak akan terus berlangsung," harap Nandang. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi