Pencarian Korban Lion Air, Basarnas Kerahkan Kapal dan Helikopter

Selasa, 30 Oktober 2018 : 07.23
JAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kapal dan helikopter guna melakukan pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Berdasarkan informasi dari Lion Air, pesawat tujuan Jakarta menuju Pangkal Pinang tersebut lepas landas pukul 06.30 WIB dan mengalami hilang kontak 3 menit kemudian. Pesawat nahas ini pada pukul 06.22 WIB juga sempat menghubungi Bandara Halim Perdana Kusumah untuk melakukan pendaratan.

Basarnas Command Center (BCC) menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta. Diinformasikan pukul 07.05 WIB sebuah tug boat AS 11 melihat pesawat tersebut jatuh di koordinat 05º 49.727 S – 107º 07.460 E.

Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi menerima informasi dari ATC pukul 06.50 pagi. "Lokasinya kalau dari Kantor SAR Jakarta 34 NM, dari Tanjung Priok 25 mil, dari Tanjung Karang 11 NM," terangnya.

Selanjutnya pukul 07.20 WIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta mengerahkan personilnya menuju lokasi dengan menggunakan KN SAR Basudewa dan satu unit rigid inflatavle boat (RIB). Sementara sebanyak 46 pasukan elit Basarnas juga dikerahkan utk melakukan proses pencarian korban.

Setibanya di lokasi jatuhnya pesawat KN SAR Basudewa dan rib milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta langsung melakukan pencarian baik serpihan maupun penumpang malang tersebut.

Pukul 09.07 WIB Basarnas berhasil menemukan serpihan maupun barang-barang yang diduga milik korban di kedalaman 30-35 meter.

"Begitu tiba, sampai di lokasi menemukan puing-puing pesawat, ada pelampung, ada handphone, dan beberapa potongan. Itu lokasinya hanya berjarak 2NM dari koordinat yang diberikan ATC. Kapal-kapal kita dan helikopter kita sekarang sudah ada di lokasi dan sedang melakukan pencarian," sambungnya.

Sampai sekarang Basarnas masih terus berusaha melakukan.pencarian dan proses evakuasi baik korban mauoun serpihan dan barang-barang. Pihaknya masih berusaha menyelam si kedalaman tersebut untuk menemukan dari pesawat tersebut.

"Kalau informasi awal penumpang dan krunya 189. Jadi yang kami kerjakan sekarang sedang proses evakuasi," tutupnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi