Menko Luhut: Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Siap Digelar

Minggu, 07 Oktober 2018 : 16.37
Delegasi dan media mulai berdatangan melakukan registrasi untuk pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua
NUSA DUA - Ketua Panitia Nasional Pertemuan IMF- Bank Dunia tahun 2018 Luhut Pandjaitan memastikan pertemuan tahunan yang dihadiri 189 negara itu siap digelar di Nusa Dua Bali. Bahkan, Luhut yang juga Menko Maritim menyampaikan peserta yang akan hadir dipastikan melebihi target.

“Dari target 22.000 peserta, per hari ini sudah 34.000 yang mendaftar untuk ikut dalam acara ini,” ujar Luhut. Luhut menyampaikan itu saat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi sejumlah gedung dan fasilitas di kawasan BICC dan BNDCC kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10/2018).

Luhut dan Sri Mulyani melakukan peninjauan guna Guna memastikan kemajuan atau persiapan akhir tempat penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WBG 2018. Sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan dan seminar ditinjau yakni Hotel Westin, BICC, BND dan BNDCC di Nusa Dua.

Selain itu, Menkeu juga mengunjugi fasilitas kesehatan, press center, serta tempat diplomasi budaya yang akan ditampilkan dengan aneka tarian di Taman Jepun dan Indonesia Pavilion. "Kita sudah siap melaksanakan AM ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas," ucap Menko Luhut Pandjaitan, Minggu, 7 Oktober 2018.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di BICC antara lain, seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, press briefing tentang global financial, dan sebagainya. Untuk di BNDCC, akan dilangsungkan acara utama yakni pembukaan dan penutupan.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka perhelatan internasional ini. Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini, akan ditampilkan Indonesia Pavilion yang menampilkan art and craft expo, booth pariwisata, dan booth infrastruktur.

Staf Ahli Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol, menjelaskan dalam Indonesia Pavilion peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia.

Selain kerajinan, dalam booth ini ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta. Terkait infrastruktur, ditampilkan display dan perkembangan pembangunan infrastruktur dan beberapa kesempatan investasi dan pembiayaan di Indonesia. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi