Made Ardana Pimpin Federasi Advokat RI di Bali

Kamis, 04 Oktober 2018 : 00.30
Ketua Umum DPP Ferari Teguh Samudera dan Sekjen Kores Tambunan (duduk) bersama jajaran DPD Ferari Bali
DENPASAR - Setelah resmi mengundurkan diri dari keanggotaan dan kepengurusan DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali I Made Ardana kini memimpin Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) di Pulau Dewata.

Ardana telah dilantik menjadi Ketua DPD Ferari Bali bersama para advokat lainnya untuk membesarkan organisasi yang menaungi para advokat yang didirikan tahun 2017. Bahkan, Ardana dan empat advokat lainnya menjalani penyumpahan sebagai advokat di Pengadilan Tinggi Denpasar, Kamis (4/10/2018).

Ketua Umum DPP Ferari Teguh Samudera usai melantik kepengurusan DPD Ferari Bali menyatakan, sebagai organisasi profesi yang menaungi advokat, telah resmi mendapat pengakuan Kemenkum HAM.

"Banyak organisasi advokat, yang mengutamakan bagaimana mengumpulkan uang untuk menjalankan organisasi dan memaksakan kekuasaan yang dipegang," ujar Teguh. Sedangkan, kelahiran Ferari dibentuk untuk kebersamaan sesama profesi karena diantara advokat adalah kolegial dan setara.

"Setara, sama dan bersaudara, sehingga tidak pantas advokat diperintah oleh advokat lainnya, dalam Ferari budaya organisinya adalah budaya kebersamaan, saling hormat menghormati dan tolong menolong," tegas dia didampingi Sekjen Kores Tambunan di Sekretariat DPD Ferari Bali.

Nilai-nilai itulah yang dipegang teguh oleh advokat yang bergabung di Ferari, Gaya kepemimpinan di Ferari adalah yang terbaik untuk anggota. Pengurus atau anggota tidak mencari uang dalam organisasi, tetapi memberikan uang untuk organisasi.

Doktor Ilmu Hukum dan Manajemen ini menegaskan, organisasi yang dipimpinnya itu berbeda dengan organisasi lainnya. "Kultur atau budaya organisasi di sini, profesional religius," tegas pria asal Purworejo Jawa Tengah itu.

Bagaimana seorang advokat itu harus menjalankan profesinya dengan profesional. Sedangkan nilai religius itu harus diingatkan bahwa segala sesuatu itu tentang manusia itu ada kewajiban sebagai makhluk.

Disamping kekeluargaan juga tidak bisa mengabdikan diri kepada orang tua, keluarga dan setelah suskes agar ingat kepada anak yatim atau fakir miskin. Ardana sendiri mengaku siap mengemban amanat sebagai pucuk pimpinan Ferari di Bali.

Kini, pemilik Law Office I Made Ardana & Partners itu. resmi sudah tidak menjadi anggota organisasi KAI pimpinan Tjoetjoe Sandjaja Hernanto. "Saya siap membesarkan Ferari di Bali, saya ingin menciptakan kenyamanan anggota dan semangat kebersamaan kekeluargaan," demikian Ardana. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi