Galang Amal untuk Donggala, Belasan Model Denpasar Tampil di Festival Ganjek

Minggu, 28 Oktober 2018 : 00.30
KARANGASEM - Sebanyak 16 model asal Denpasar dan juga dua model lokal Karangasem siap tampil di ajang Festival Ganjek guna menggalang Donasi untuk korban gempa di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Kegiatan digelar Komunitas Fhotografer Karangasem (KPK). Juga didukung Komunitas Fhotografer Bali, KNPI Karangasem Karangtaruna Karangasem dan Disbupar Karangasem yang akan berlangsung di di Taman Ujung Karangasem mulai pukul 07.00 wita sampai pukul 12.00 wita, Minggu (28/10/2018).

Menurut Gusti Putu Parwata Pembina KPK Karangasem hunting foto amal ini sebagai bentuk kepedulian KPK atas bencana alam yang terjadi di Donggala. Awalnya kegiatan akan dilakukan di Denpasar namun akhirnya acaranya di gelar di Karangasem dan KPK sebagai penyelenggara.

Tidak hanya kegiatan amal, hunting foto kali ini juga mempromosikan budaya Karangasem serta Taman Ujung, Karangasem. hunting sendiri digelar bersamaan dengan Ganjek masal yang akan dilakukan sore harinya.

Ketua Panpel hunting amal I Gede Pageh di damping Edi Gautama sumbangan yang didapat murni akan di sumbangkan seratus persen. “Awalnya akan digelar di Denpasar namun kami usulkan untuk di Karangasem dan di setujui,” ujarnya.

Secara kebetulan juga ada hajatan budaya Genjek Kolosal sehingga juga menjadi ajang menarik buaf fotografer se Bali untuk mengambil sport foto. Semua komunitas forogrefer se Bali seperti Klungkung, Negara dan juga Denpasar sudah siap ambil bagian.

“Yang sudah pasti dari Klungkung dan Denpasar sudah siap,” ujarnya. Kegiatan ini akan menampilkan 16 model. Tujuh model khusus busaya recycle atau daur ulang dari sampah karya Lanang Mantra Lanang.

Mantra bakal menyiapkan tujuh karyanya yang akan diperagakan model khusus pada sesi pemotretan. Selaian recsycle ada Sembilan konsep juga akan ditampilkan.

Diantaranya glamour, bali modif clasik, recycle atau daur ulang dan juga ada sport mobil dan motor besar. Sementara sport di Taman Ujung sendiri akan disiapkan di berbagai lokasi termasuk di bale kapal dan yang lainya.

Sementara untuk fotografer yang terlibat wajib memberikan dinasi sebagai tiket. Hanya saja nilai donasinya tidak ditentukan jumlahnya. Donasi ini nantinya akan disumbangkan untuk korban gemba di Donggala.

Sementara peserta bisa menggunakan kamera besar dan juga bisa menggunakan HP Kamera. Selaian itu panpel juga menyiapkan panganan kas Bali seperti Bubur Payuk, Kopi Bali, Panganan Bali kas Karangasem asal Bugbug seperti Laklak dan juga Jus Salak Gula Pasir.

“Ini juga untuk memperkenalkan panganan tradisional Karangasem,” tambah Gus Par diamini Gus Ode yang juga ketua Karangtaruna Karangasem. Hunting amal seperti ini sudah dua kali dilakukan KPK. Kali ini levelnya nasional. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi