Didukung Masyarakat Proyek Pengembangan Bandara Ngurah Rai Berjalan Tepat Waktu

Kamis, 04 Oktober 2018 : 13.42
Dirut PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi saat bersama anak anak Yayasan Islam Hidayatulllah Kepaon Denpasar
DENPASAR - Berkat dukungan masyarakat proyek pembangunan penambahan fasilitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali bisa rampung sesuai batas waktu yang ditargetkan.

Menjelang pelaksanaan IMF-WBG Annual Meetings 2018 yang akan digelar dalam hitungan hari, proyek pengembangan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai yakni Apron Sisi Barat, Apron Sisi Timur, Sewage Treatment Plant (STP), Gedung WIP, Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Line Maintenance Airline, dan Gedung parkir bertingkat telah rampung.

Selain itu, sosialisasi di 3 desa penyangga Bandar Udara terkait pembangunan fasilitas bandara, juga telah dilakukan. Karenanya, pihak manajemen Bandar Udara l Gusti Ngurah Rai patut bersyukur dengan pembacaan doa bersama, Kamis (4/10/2018).

Do'a bersama dilaksanakan di Yayasan Al Islam Hidayatullah, Dempasar Dipimpin oleh Direktur Utama PT. Angkasa Pura l (Persero), Faik Fahmi. Faik, yang berkesempatan untuk hadir langsung memberikan tali kasih ini mengatakan, kegiatan ini merupakan perwujudan rasa syukur dari manajemen dengan mengadakan doa bersama.

"Proyek yang kami rancang sudah selesai tepat pada waktunya, serta kami bersyukur telah mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar Bandar Udara atas dibangunnya fasilitas di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai," jelasnya.

Diketahui, fasilitas-fasilitas pendukung IMF- WBG Annual Meetings 2018 yang dibangun Manajemen Bandar Udara l Gusti Ngurah Rai demi meningkatkan kualitas pelayanan pun mulai rampung dikerjakan.

Selain itu, penambahan beberapa fasilitas pendukung baru, di antaranya Orientation Zone yang ditujukan sebagai area pelepas stress setelah melalui pemeriksaan intens, Flop Barrier yang berfungsi mempermudah proses scanning boarding pass secara otomatis,.

Kemudian, fasilitas Autogate Keimigrasian yang difungsikan untuk memindai passport para penumpang secara mandiri. Sedangkan, mesin Self Check untuk mengefektifkan waktu tanpa harus antre di Check In Counter.

Selain itu, bisa memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pengguna jasa bandara yang menjadi komitmen bagi PT. Angkasa Pura I (Persero).

Bandara Ngurah Rai dalam fungsinya sebagai pintu utama kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali sebagai The Best Destination for Tourism sekaligus menjadi tuan rumah penyelenggara IMF-wBG Annual Meetings 2018

"Tak lupa kami mohon doanya supaya diberikan kelancaran operasional dalam pelayanan menangani delegasi IMF- WBG Annual Meetings 2018 di Bandar Udara l Gusti Ngurah Rai khususnya," imbuhnya.

Pihaknya juga ingin mendoakan kepada korban gempa bumi di Lombok, serta korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, semoga diberi kekuatan dan kesabaran untuk dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala, ucap Faik.

Dalam kunjungannya ke Yayasan Al Islam Hidayatullah, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Per li kasih berupa bantuan operasional sebesar 75 juta diberikan langsung secara simbolis oleh Faik Fahmi beserta jajaran Manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali, 4 Oktober 2018. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi