Buka Akses Jalan, Program TMMD Didambakan Warga Sidemen Sejak Lama

Jumat, 26 Oktober 2018 : 12.32
KARANGASEM - Warga sejak lama mendambakan adanya akses jalan yang kini baru bisa terealisasi melalui TMMD di Dusun Guminten, Sidemen Kabupaten Karangasem. Pelaksaan TMMD di Sidemen terus di genjot. Pengerjaan fisik yang menjadi preoritas juga terus dilakukan sekalipun berbagai kendala.

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri secara khusus datang untuk meninjau pelaksaan TMMD Didampingi beberapa petinggi Kodam. Hadir juga Danrem 163/ Wirasatya Kolonel Arh AM Suharyadi.

Nampak hadir juga, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, S.sos., Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Beny Rahadian. Kasdam menerima paparan pengerjaan TMMD dari Dandim dijlaskan kalau sasaran dari TMMD tersebut adalah pengerjaan badan jalan sepanjang 3000 meter dengan lebar 7 meter.

Selain itu juga dilengkapi dengan senderan di beberapa titik. Sementara itu ada juga kegiatan non fisik seperti lomba dan penyuluhan. Kasdam mengingatkan Dansatgas TMMD agar fokus dan mengerjakan apa nyang menjadi kesepakatan pihak Kodim dan Pemkab Karangasem.

“Ya ini harus dituntaskan sesuai dengan kesepakatan,” ujar Brigjan Kasuri. Kata dia, terlebih lagi anggaran TMMD ini berasal dari uang rakyat yakni melalui APBD Karangasem. sehingga apa yang dikerjakan benar benar bisa bermanfaat untuk kepentingan rakyat.

“Bisa dipertanggung jawabkan dan bisa dirasakan manfaatnya olah rakyat,” tegasnya. Saat itu Kasdam bersama rombongan langsung meninjau lokasi. Jalan ini sendiri nantinya diharapkan sebagai akses masuk ke Pura Dwi Angga yang selama ini masih terisolir.

Kasdam sempat menelusuri jalan yang terjal dan membalah Gunung tersebut bersama rombongan dengan berjalan kaki. Sementara itu Perbekel Sidemen I Gusti Lanang Oka menyampaikan terima kasihnya atas kegiatan yang dilakukan TNI.

“Kami sangat beterima kasih atas di gelarnya giat TMMD ini,” ujarnya. Lanjut Oka jalan ini merupakan idaman masyarakat sejak lama. namun medan yang sulit tidak bisa dibuat begitu saja. Namun TMMD siap menerima tantangan dan mengerjakanya dengan penuh semengat.

Ditambahkan, Pura Dwi Angga merupakan pura tua yang sudah berusia ratusan tahun. selama ini pura tersebut tanpa akses jalan yang memadai. Hanya berupa jalan setepak sehingga sangat sulit saat digelar pujawali.

Pura ini juga diakui memiliki sejarah yang cukup panjang. “Sebelumnya kami menggunakan jalan setepak menelususi bukit,” akunya.

Dia juga berterima kasih kepada Pemkab KLarangasem yang telah menyiapkan anggaran untuk kegiatan ini. Dirinya berharap dengan akses jalan ini akan mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat disekitar dusun. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi