Bertolak dari Bali, KRI Suharso-990 Angkut Bantuan Korban Bencana Sulteng

Selasa, 02 Oktober 2018 : 23.09
Logistik bantuan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah dikirim melalui KRI dr Suharso dari Pelabuhan Benoa
DENPASAR - KRI dr. Suharso-990 bertolak dari Pelabuhan Benoa Bali menuju Sulawesi Tengah guna mengangkut bantuan logistik bagi korban bencana gempa dan tsunami, Selasa (2/10/2018).

Menariknya, kapal perang itu selain berfungsi sebagai kapal rumah sakit , dimanfaatkan juga untuk mengangkut bahan kontak bagi korban bencana alam tsunami di Palu, Sulteng beberapa hari yang lalu.

KRI Suharso-990 membawa 93 personel Satgas Yonkes TNI AL nantinya akan ditugaskan untuk mengobati dan merawat korban bencana alam tsunami.

Karumkital dr. Ramelan Surabaya, Laksma TNI dr. I Dewa Nalendra, Satgas Yonkes TNI AL memiliki tenaga medis profesional seperti ahli bedah tulang, ahli bedah bius, ahli bedah umum dan lainnya.

"Dalam misi kemanusiaan kali ini Satgas Yonkes TNI AL lebih banyak menangani kasus-kasus traumatologi yang akan dikerjakan," tuturnya.

KRI dr. Suharso-990 juga dilengkapi fasiltas yang mumpuni seperti lima kamar operasi. Target saya kita mampu melakukan tindakan operasi minimal diatas 25 kali dalam satu hari dengan jumlah tim yang cukup memadai.

"Kami mempunyai tiga ICU, 40 kamar rawat dan fasilitas tank deck utk perawatan personel dalam jumlah banyak pasca operasi. Setelah operasi ditangani harapannya kita dapat menggeser pasien dari kapal ke rumah sakit lapangan terdekat," sambung Nalendra.

Disamping mengemban tugas penanganan bencana diberbagai wilayah seperti Wasior, Wakatobi dan Lombok juga dilengkapi dokter ahli anastesi yang sudah tidak diragukan lagi kemampunnya pasca operasi. Jadi kita tidak usah khawatir lagi.

"KRI dr. Suharso-990 dapat dijadikan sebagai rumah sakit terapung yang dapat dijadikan rujukan apabila membutuhkan kita," demikian Karumkital. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi