Aplikasi Alfamikro Mudahkan Warung Kecil Akses Permodalan

Minggu, 28 Oktober 2018 : 20.09
Tim Store Sales Point (SSP) Alfamart dan Toko Modal saat mengunjungi pedagang-pedagang pasar yang terdaftar sebagai Outlet Binaan Alfamart (OBA).
DENPASAR – PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT)Tbk- pengelola jaringan ritel Alfamart-memperkuat dukungannya untuk membantu usaha mikro masyarakat melalui bantuan permodalan dengan menjadi member Alfamikro.

Store Sales Point (SSP) General Manager Alfamart Willianto Susilo, menjelaskan, kucuran modal ini disupport Toko Modal (PT Toko Modal Mitra Usaha) yang bekerjasama dengan pemilik warung kecil yang sudah menjadi member Alfamikro.

Diketahui, Alfamikro merupakan program pemberdayaan warung milik Alfamart. "Pogram tersebut bisa diunduh di Play Store dan memberikan kemudahan bagi pemilik warung untuk memesan barang yang diinginkan," ujar Willianto dalam keterangan resminya.

Ditegaskan, aplikasi Alfamikro sangat mempermudah pemilik warung yang menjadi member kami. Kini semakin dipermudah dengan support pinjaman modal dari Toko Modal. "Pesan dulu semua barangnya, bayar belakangan,” kata Willianto disela perhelatan Fintech Days 2018 di Discovery Mall Bali, Minggu (28/10/2018).

Mengusung tagline `Sahabat Usaha Mikro untuk Rakyat`, Alfamikro dan Toko Modal memastikan banyak keuntungan bagi pemilik warung yang bergabung menjadi member. Artinya barang bisa dibeli dulu, barulah dibayar belakangan. Sehingga sangat cocok untuk membantu usaha mikro agar bisa tumbuh dan berkembang.

Dalam kesempatan sama, Co Founder PT Toko Modal Mitra Usaha, mengatakan syarat bagi pemilik warung yang ingin bergabung menjadi member sangat mudah. Keuntungannya, memesan barang mudah dan cepat.

“Pendanaan eksklusif dengan biaya terjangkau dan pembayaran tagihan mudah di toko Alfamart,” sambung Chris.

Dia lantas memberikan simulasi, misalnya pemilik warung ingin berbelanja barang senilai Rp1 juta dengan tenor 14 hari, maka biaya modal per hari sebesar Rp721. Artinya total biaya selama 14 hari hanya sebesar Rp10.101.

I Dewa Ketut Kartika, pemilik toko sembako warga Jl. Raya Gadon Krobokan Kabupaten Badung, mengaku sudah menjadi member OBA sejak 2013. Kata dia, selama ini keberadaan OBA sangat bermanfaat. Salah satunya setiap ada promo, barang langsung diantar. Sehingga untung yang didapat juga banyak.

Dia engaku tertarik dengan permodalan yang diperkenalkan oleh Toko Modal dalam ajang Fintech Days 2018. Ke depan jika membutuhkan tambahan modal untuk pengembangan usaha miliknya, dia akan melirik Toko Modal.

Seorang pedagang yang terdaftar sebagai OBA belajar menggunakan Aplikasi Alfamikro saat pameran.
Fintech Days Goes To Market.
Selain itu, dalam rangkaian perhelatan Fintech Days 2018, Tim Store Sales Point (SSP) Alfamart dan Toko Modal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan Fintech Days Goes To Market.

Terdapat tiga pasar yang dikunjungi oleh tim yang dipimpin Willianto Susilo dan Chris Antonius tersebut yakni Pasar Agung, Seni Satriya dan Pasar Kumbasari Denpasar Bali. Kunjungan ke pasar-pasar tradisional tersebut untuk melakukan sosialisasi atau perkenalan produk-produk Fintech kepada pedagang maupun pengunjung yang membutuhkan.

“Toko Modal dan Tim SSP Alfamart bersama OJK mengunjungi pedagang-pedagang pasar yang telah terdaftar sebagai Outlet Binaan Alfamart (OBA) dan sudah mendapatkan fasilitas pagu Toko Modal melalui aplikasi Alfamikro,” demikian Antonius. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi