Tradisi "Neruna" Cara Perkenalan ala Putra Putri Karangasem

Kamis, 20 September 2018 : 19.31
Pemua desa mengikuti tradisi "neruna" di Desa Adat Geriana Kangin, Duda Utara, Selat, Karangasem
KARANGASEM - Masyarakat Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem masih meneruskan tradisi turun temurun yang dikenal sebagai "Neruna" yang salah satu tujuannya ajang mengenalkan diri antara pemuda dan pemudi desa.

Tradisi "Neruna" bermakna sebagai bentuk memperkenalkan lingkungan atau wewidangan Desa Adat kepada para pemuda Desa. Sebab, para pemuda desa inilah yang nantinya akan mewarisi tradisi para leluhur adat.

Konon, tidak hanya untuk memperkenalkan wilayah Desa, menurut cerita, neruna dijadikan ajang silaturahmi apabila di satu rumah terdapat seorang gadis. Lewat tradisi ini maka itu bisa dijadikan momentum perkenalan teruna teruni mengingat keterbatasan sarana komunikasi pada masa itu.

Sesuai namanya, Tradisi "Neruna" ini hanya diikuti remaja laki laki Desa Adat setempat. Ini salah satu rangkaian dari piodalan tahunan yaitu Aci Ngusaba Goreng di Pura Peseh Desa Adat Geriana Kangin.

Sebelum tradisi ini dilaksanakan, ratusan pemuda sejak pagi berkumpuk di Pura Puseh melaksanakan persembahyangan bersama meminta restu Ida Sanghyang Widi Wasa serta mempersiapkan segala sarana pendukung sebelum seluruh pemuda berkeliling Desa dengan diiringi gambelan Bale Ganjur.

Sebagaian pemuda mundut sanjata dewata nawa sanga beserta kober, sedangkan sebagaian lainnya ada yang membawa keranjang yang dipergunkan sebagai penampungan jajan yang akan diambil ke seruluh rumah warga Desa Adat.

I Gede Widnyana, salah satu peserta tradisi yang juga Ketua Seka Teruna Teruni, Desa adat Geriana Kangin mengatakan, tradisi "Neruna" rutin dilaksanakan setiap tahun. Psertanya laki laki remaja yang belum menikah.

“Ya tradisi ini khusus untuk anak laki laki remaja yang belum menikah, rutin dilaksanakan setahun sekali," ujarnya.

Untuk jajan yang diminta ke setiap rumah di wewidangan Desa Adat Geriana Kangin itu nantinya akan dikumpulkan di Pura Puseh kemudian dibagi sesuai dengan ketentuan lalu dibawa pulang oleh masing masing remaja yang ikut dalam kegiatan unik itu. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi