Prosesi Nunas Don Beringin Dihadiri Ribuan Warga Arya Kanuruhan

Rabu, 05 September 2018 : 19.27
KARANGASEM - Upacara nunas don bringin (mengambil daun bringin) di Pura Bangkak Kaler, Desa Adat Sibetan, Bebandem, Karangasem dihadiri ribuan warga pasemetonan Arya Kanuruhan dihadiri, Rabu (5/9/2018).

Upacara ini merupakan tahapan rangkaian upacara Ngeroras massal akan dilaksanakan 9 September 2018 di mana daun bringin merupakan salah satu komponen penting yang dipergunakan sebagai sarana upakara.

Penglingsir Pasemetonan Arya Kanuruhan I Wayan Geredeg didampingi perawartaka karya, I Komang Kisid mengatakan, ada tiga kegiatan dilaksanakan diantaranya, Nuur tirta disegara, acara mendak don bingin dan pemendak agung betare tirta.

Untuk upacara mendak daun ini merupakan sebuah simbol atma yang dibersihkan, masih - masing mempunyai makna sesuai dengan jumlahnya. "Secara umum, kami dari penglisir Sri Arya, menyampaikan terimakasih, kepada semeton yang ikut samaai 5000 orang, sudah dispiplin sesuai arahan panitia," ucapnya.

Prawartaka karya, I Komang Kisid, menambahkan, sebenarnya prisesi hari ini ada 4 tahapan, lagi satu yakni dilaksanakan pagi ini yaitu prisesi metatah. Metatah diikuti 540 orang peserta sedangkan untuk Otonan diikuti 630 orang dan 354 puspa yang akan diupacarakan pada 9 September 2018.

"Semua bisa berjalan lancar tidak ada hambatan. kami mohon restu warga Arya Kanuruhan dimanapun berada semoga acara berjalan baik sesuai dengan harapan kita bersama," kata Kisid.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi. Sumardi mengaku sangat mengapresiasi upacara Ngeroras masal yang dilakukan pesemetonan Arya Kanuruhan ini, tidak hanya upacara ini, dirinya juga meng apresiasi upacara masal lainnya yang dilakukan warga Karangasem.

"Dengan dilakukan bersama sama, dengan gotong royong semua bisa menjadi lebih ringan, terutama meringankan biaya bagi yang kurang mampu," ujarnya.

Sumardi mengatakan, unsur Pemerintah mendorong agar kegiatan seperti ini juga dilakukan ditempat lainnya secara rutin, karena secara tidak langsung akan berdampak terhadap kemiskinan sehingga beban bisa berkurang. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi