Presiden Jokowi Sebut Patung GWK Mahakarya Anak Bangsa yang Membanggakan

Minggu, 23 September 2018 : 08.04
BADUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) sebagai mahakarya anak bangsa yang membanggakan.

"Saya sebut mahakarya karena patung GWK merupakan salah satu patung tembaga terbesar di dunia,” kata Jokowi saat meresmikan patung GWK di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan Kuta Selatan, Badung Sabtu, 22 September 2018 malam.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku amat bahagia bisa hadir untuk meresmikan mahakarya anak bangsa, patung GWK. “Saya sebut mahakarya karena patung GWK merupakan salah satu patung tembaga terbesar di dunia,” kata Jokowi di areal kompleks Taman Budaya GWK.

Bahkan, dia juga menyebut patung setinggi 121 meter itu merupakan patung tertinggi ketiga di dunia. “Saya tadi diberi penjelasan bahwa patung ini lebih tinggi dari patung Liberty di Amerika Serikat,” sambungnya.

Keberadaan mahakarya ini, bukan hanya membanggakan rakyat Bali, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. Hal ini membuktikan, sebagai bangsa besar, rakyat Indonesia tak hanya mewarisi karya sejarah masa lalu, tapi juga mampu menciptakan mahakarya besar bagi generasi mendatang.

Selain itu, mahakarya ini, membuktikan bangsa Indonesia terus berkreasi membangun peradaban yang dikagumi dan diakui dunia. Mahakarya ini dimulai dari gagasan besar yang bisa tewujud karena keberanian memiliki mimpi besar, melakukan lompatan besar.

Kata Kepala Negara, patung GWK ini bukan sekadar ikon budaya Bali dan pariwisata Indonesia namun lebih dari itu, sebagai tapak sejarah bangsa Indonesia.

“Tapak sejarah bangsa itu lahir jika kita mampu menciptakan ide besar yang secara konsisten kita perjuangkan, kita ikhtiarkan. Seperti patung GWK ini yang akhirnya bisa terwujud setelah 28 tahun proses pembangunannya,” tutup Jokowi.

Turut hadir Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI 1993-1998 Try Sutrisno, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Kerja, Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX Udayana dan ribuan warga lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi