Pangdam Udayana Dianugerahi Penghargaan "Dharma Pertahanan" dalam Penanganan Gempa Lombok

Minggu, 09 September 2018 : 19.07
SUMBAWA - Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Pur) Ryamizard Ryacudu menganugrahkan Tanda Penghargaan Negara “Dharma Pertahanan” kepada para pejabat TNI, Polri dan Pemda yang cukup berdedikasi dalam penanganan dampak gempa Lombok Nusa Tenggara Barat.

Penyerahan penghargaan diberikan pada acara Welcome Dinner Sail Moyo Tambora 2018 Sabtu malam (8/9/2018) kepada 15 orang pejabat TNI, Polri dan Pemda. Mereka memenuhi persyaratan dan berhak menerimanya, bertempat di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto G, S.I.P, menjelaskan, penganugrahan Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2013 tentang pemberian Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan kepada setiap orang atau lembaga yang berjasa dalam menegakkan Kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesias (NKRI) serta melindungi segenap bangsa dan Tumpah Darah Indonesia melalui bidang pertahanan.

Para pejabat yang menerima Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan tersebut antara lain, dari unsur TNI, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri, Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H, Aster Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf I Kadek Subawa, Danlanal Mataram, Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo, Palaksa Lanal Mataram, Letkol Laut (KH) Tri Eko Purnomo, S.H, Pa Sintel Lanal Mataram, Mayor Laut (S) Agung Setiyono, Dan Lanud Rembiga, Kolonel Penerbang Budi Handoyo, M.Tr (Han), Kadispers Lanud Rembiga, Letkol Adm Burhannudin,S.P, dan Kadisops Lanud Rembiga, Letkol Lek Achmad Wibowo.

Kemudian dari unsur Kepolisian, Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Drs. Achmad Juri, M.Hum, Wakapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Pol Drs. Tajuddin, M.H, dan Karoops Polda Nusa tenggara Barat, Kombes Pol Drs. Dewa Putu Maningka Jaya.

Sedangkan unsur Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat, adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M Zainul Majdi dan Bupati Sumbawa, H.M. Husni Jibril. "Penganugrahan Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan ini diberikan atas jasa dan keberhasilan para pejabat tersebut dalam penanganan dampak gempa Lombok," tutur Kapendam.

Mereka dinilai berhasil dalam penanganan sehingga dapat berjalan dengan baik mulai dari pekerjaan pendataan, evakuasi korban, pendistribusian bantuan logistik maupun pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan khususnya di masa Tanggap Darurat.

Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, kali ini diwakili oleh Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Sisriadi menganugrahkan Tanda Kehormatan Negara “Dharma Pertahanan” kepada para pejabat TNI, Polri dan Pemerintah Daerah NTB.

"Saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena didalamnya ada rangkaian penganugerahan Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan RI sebagai wujud penghargaan negara kepada warga negara Indonesia yang berjasa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia melalui bidang pertahanan," tuturnya.

Menjalin sinergitas antar komponen bangsa sangat penting karena pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertahanan saja, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

Untuk itu, peran seluruh komponen bangsa sesuai profesi masing-masing sangat dibutuhkan dalam momentum penyelenggaraan pertahanan negara.

"Negara melalui Kementerian Pertahanan memberikan penghargaan bagi para pejabat dan tokoh yang berjasa dan berkontribusi dalam membantu kelancaran kegiatan di bidang pertahanan terutama di Nusa Tenggara Barat," demikian Sisriadi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi