Kendaraan Sistem Ganjil Genap Diberlakukan Selama Pertemuan IMF-Bank Dunia

Selasa, 25 September 2018 : 21.34
Direktur Lantas Polda Bali Kombes AA Made Sudana
DENPASAR - Kepolisian memberlakukan sistem ganjil genap kendaraan selama pertemuan tahunan IMF-World Bank (WB) yang berlangsung di Nusa Dua, 8 - 14 Oktober 2018.

"Akan ada pembatasan akses menuju kawasan Nusa Dua dengan penerapan kendaraan berplat ganjil - genap," tegas Direktur Lantas Polda Bali, Kombes AA Made Sudana kepada wartawan Selasa (25/9/2018).

Penerapan rekayasa lalu lintas ini hanya untuk kendaraan pribadi dan truk angkutan barang. "Sedangkan pengendara sepeda motor dan kendaraan umum tidak dibatasi," sambung mantan Kapolres Tabanan ini.

Sudana menjelaskan, penerapan plat ganjil genap ini akan mulai diberlakukan dari tanggal 7 - 16 Oktober. Pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan barang itu dilakukan sebanyak dua kali, dari pukul 06.00 Wita - pukul 09.00 Wita kemudian dilanjutkan pada pukul 15.00 Wita - pukul 19.00 Wita.

Disebutkan, angkanya dilihat dari belakang plat kendaraan. Pengecualian dilakukan untuk sepeda motor, kendaraan dinas, ambulans, mobil derek, angkutan umum pelat kuning, angkutan khusus berstiker, serta kendaraan delegasi berstiker.

"Angkutan barang bisa masuk khusus yang mengangkut sembako dan BBM,” terangnya.

Mengenai pembatasan ini dikhawatirkan akan mengganggu pembangunan fisik yang banyak dilakukan di wilayah Badung Selatan, mantan Kapolresta Denpasar ini mengatakan, pembatasan bukan berarti melarang sepenuhnya.

"Hal ini dilakukan demi menjaga beban jalan pada saat jam sibuk. Setelah jam yang ditentukan, pembatasan otomatis dicabut," imbuh Sudana. Kendaraan pribadi dan pengangkut beban kembali melintas. Untuk itu, mohon permakluman kepada semua pihak yang melalui rute tersebut.

“Upaya rekayasa lalu lintas ini demi kelancaran acara yang dihadiri belasan ribu delegasi dari seluruh dunia,” katanya menegaskan.

Adapun rute - rute dibatasi akses masuk dari Jalan Bypass Ngurah simpang pesanggrahan - Nusa Dua, Jalan Raya Uluwatu (simpang Kali), Jalan Kampus Unud (simpang kampus-Politeknik), Jalan Uluwatu II (simpang Bali-simpang kampus Unud menuju Nusa Dua) dan di Jalan Siligita (simpang PDAM-Bypass Ngurah Rai).

Bagi mereka yang memiliki kepentingan pribadi pada jam-jam tersebut masuk ke Nusa Dua, disediakan transportasi bus Trans Sarbagita. Ada dua titik halte yang disiapkan, yakni jalan menuju ke Pulau Serangan dan di Sentral Parkir Kuta.

“Kalau perlu sekali, kan bisa menunggu setelah jam 09.00 Wita baru masuk ke Nusa Dua. Tapi lihat - lihat juga plat kendaraannya, ganjil atau genap,” tutupnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi