Jokowi Minta Jangan Ada Lagi Pungutan Pengurusan Sertifikat Tanah Masyarakat

Selasa, 25 September 2018 : 22.19
Presiden Jokowi saat membagikan sertifikat warga di Bogor, Jawa Barat/foto:biro pers setpres
BOGOR - Presiden Joko Widodo meminta agar jangan ada lagi pungutan yang dibebankan kepada masyarakat yang ingin mengurus sertifikat hak atas sebidang tanah mereka. Jokowi menegaskan hal itu, saat pembagian sertifikat warga di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat Selasa (25/9/2018)

Dalam kesempatan itu, Presiden menyerahkan langsung 7.000 sertifikat hak atas tanah rakyat kepada warga Bogor. Sebanyak 4.000 sertifikat diberikan kepada warga Kota Bogor dan 3.000 sertifikat diserahkan untuk warga Kabupaten Bogor.

Sebagaimana biasanya, Kepala Negara meminta warga untuk menunjukkan sertifikat yang telah diberikan. "Kenapa saya angkat tinggi-tinggi? Supaya saya yakin bahwa Bapak/Ibu semua sudah pegang yang namanya sertifikat di tangan," ucap Presiden.

Dengan percepatan penerbitan sertifikat ini, Presiden berharap agar keluhan mengenai sengketa tanah yang sampai kepadanya akan jauh berkurang. Kepala Negara juga menyadari proses pembuatan sertifikat selama ini yang cukup berbelit bahkan dimintai pungutan.

Maka itu, selain memberikan target, dirinya juga memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pelayanan sertifikat. "Enggak ada lagi pungutan di sana sini. Saya tahu. Saya pernah jadi rakyat, saya pernah mengurus sertifikat. Jadi saya merasakan," katanya menegaskan.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bogor Nurhayanti, dan Wali Kota Bogor Bima Arya. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi