YLKI: Hindari Tas Kresek Hitam, Jauhkan Anak saat Penyembelihan Hewan Kurban

Senin, 20 Agustus 2018 : 09.02
ilustrasi/dok
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayaan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, menyampaikan beberapa himbauan agar prosesi penyembelihan, distribusi dan kemanfaatan hewan kurban berjalan optimal.

Lusa umat Islam akan merayakan Idul Adha. Puncak dari Hari Raya Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban. Ini adalah momen yang sangat baik bagi masyarakat (khususnya menengah bawah) untuk mendapatkan pasokan/asupan sumber protein.

Adapun himbauan YLKI, pertama pastikan bahwa hewan kurban yang akan disembelih dalam keadaan sehat, yang dibuktikan oleh sertifikat dari Dinas Peternakan dan atau dokter hewan setempat.

"Ini sangat penting untuk menjamin bahwa hewan kurban tersebut terbebas dari penyakit menular, yang membahayakan kesehatan manusia, dan atau kesehatan hewan yang lainnya," tutur Tulus dalam rilis Senin (20/8/2018)..

Yang kedua, sebisa mungkin hewan kurban disembelih Juru Sembelih Halal, yang juga bersertifikat. Ini sangat penting untuk memastikan prosesi penyembelihan dilakukan secara benar (sesuai syariat) dan memuliakan hewan kurban.

"Bahkan, sebisa mungkin prosesi penyembelihan dilakukan di RPH, Rumah Pemotongan Hewan," sambung Tulus. Ketiga, saat penyembelihan hewan kurban, harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak di bawah umur.

Hal ini untuk menghindari munculnya perasaan "sadisme" pada anak-anak, dan bahkan menirukan proses penyembelihan tersebut secara tidak benar;

Yang keempat, jauhkan hewan yang lain saat penyembelihan hewan kurban. Hal ini sangat penting untuk menghindari agar hewan kurban saat disembelih tidak stres, karena sebelumnya telah menyaksikan hewan lain disembelih.

Hewan yang stres saat disembelih, selain tidak memuliakan hewan tersebut, juga akan berdampak negatif pada kesehatan manusia saat dikonsumsi. Yang kelima Jangan menggunakan tas kresek warna hitam untuk mendistribusikan daging kurban, gunakan jenis plastik yang food grad.

Tas kresek warna hitam sangat tidak direkomendasikan (karena karsinogenik) untuk membungkus makanan/minuman, termasuk daging kurban. "Syukur-syukur daging kurban tidak dibungkus dengan jenis plastik apapun, untuk mengurangi sampah plastik. Gunakan pembungkus non plastik," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi