Wabup Suiasa Harapkan Laskar Sapugeni Turut Sadarkan Masyarakat Waspadai Kebakaran

Rabu, 29 Agustus 2018 : 23.30
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat membuka Pelatihan calon Instruktur dan personel Laskar Sapugeni/foto:humas badung
BADUNG- Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa mengatakan pihaknya berharap keberadaan personel Laskar Sapugeni yang dibentuk Dinas Kebakaran di wilayah setempat membantu upaya menekan dan mengantisipasi angka kebakaran.

"Laskar Sapu Geni dari pemadam ini yang nantinya akan memberikan pemahaman agar 'mindset' masyarakat sejak awal sadar akan bahaya kebakaran,” ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, di Badung, Rabu. 29 Agustus 2018

Terbentuknya Laskar Sapu Geni nantinya para personelnya dapat melakukan langkah-langkah dan edukasi agar bisa menuntun masyarakat, sehingga dapat  mengantisipasi seminimal mungkin terjadinya kebakaran.

“Kami harapkan terbentuknya Laskar Sapugeni dari Dinas Kebakaran agar bermanfaat untuk semua masyarakat dalam menanggulangi kebakaran dan dapat menekan terjadinya korban dan kerugian masyarakat yang lebih besar,” sambung Suiasa.

Suiasa menjelaskan, selain memiliki tugas memberikan pemahaman bahaya kebakaran kepada masyarakat,  personel pemadam kebakaran harus memahami langkah-langkah yang tepat dan benar dalam penyelamatan kebakaran sehingga dibutuhkan SDM dan sarana prasarana penanganan kebakaran yang andal dan memadai.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan personel Sapu Geni, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung menyelenggarakan pelatihan Calon Instruktur dan Laskar Sapugeni di wilayah setempat.

Pelatihan calon Instruktur dan Laskar Sapugeni ini memiliki tujuan memberikan kesempatan terhadap masyarakat dan pihak swasta guna berpartisipasi aktif dalam penanggulangan bahaya kebakaran sekaligus untuk memenuhi secara kuantitatif dan kualitatif SDM aparatur pemadam kebakaran," ujar Kadis Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya.

Pihaknya kedepan akan menggelar pelatihan serupa di setiap desa untuk pemberdayaan masyarakat dan membentuk Laskar-Laskar Sapugeni untuk membantu pemadaman api.

Jika di desa terjadi kebakaran, sebelum pasukan dari Dinas Kebakaran merapat ke TKP, masyarakat Laskar Sapugeni sudah bisa meminimalisir terjadinya kerugian yang disebabkan oleh kebakaran.

Tercatat, hingga akhir bulan Agustus, musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Badung pada tahun 2018 sudah terjadi 109 kasus. Sedangkan selama tahun 2017 terjadi 177kasus kebakaran di wilayah tersebut.

“Berdasarkan kasus-kasus itu kami berupaya melakukan percepatan penanganan kebakaran secara dini dan dapat dilakukan oleh masyarakat," sebut Wirya.

Dalam pelatihan calon instruktur dan Laskar Sapugeni diikuti Pejabat Struktural Staf Administrasi dan Staf Operasional pada Dinas Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 45 orang dan akan berlangsung selama tiga hari. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi