Tim SAR Evakuasi Kakek 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Karangasem

Rabu, 29 Agustus 2018 : 19.13
Tim SAR mengevakuasi jasad korban warga Banjar Dinas Tegal Linggah, Karangasem/foto:humas sar dps
KARANGASEM - Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad I Gede Dugdug (78) di aliran sungai setelah dilaporkan hilang pihak keluarga di Banjar Dinas Tegal Linggah, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem Bali.

Korban dikabarkan hilang sejak Senin (27/8/2018) siang. Informasi hilangnya Dugdug dari laporan pihak keluarga korban, sehari setelah kejadian. Laporan tersebut diterima Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pukul 12.55 Wita.

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem berjumlah 5 personil digerakkan menuju lokasi dengan menggunakan rescue car type 1, dilengkapi peralatan mounteneering. "Jarak tempuh sampai dengan ke lokasi sekitar 9 KM," terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Gede Ketut Ardana Rabu (29/8/2018).

Ardana menjelaskan, pencarian pada hari pertama berlangsung hingga pukul 18.00 Wita, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR kembali dilanjutkan sejak pagi bersama potensi SAR dari BPBD Karangasem, Polsek Karangasem, PMI, warga setempat dan juga keluarga korban.

Disebutkan, luas are penyisiran oleh tim SAR gabungan yakni 0,4 KM, tersebar ke arah selatan dan utara dari seputaran ladang dimana terakhir korban terlihat. "Selain itu ada juga tim yang menyisiri di sepanjang aliran sungai kurang lebih sejauh 1 KM," imbuh Ardana.

Tim SAR gabungan sudah memulai upaya pencarian sekitar pukul 06.00 Wita. Setelah 4 jam pencarian, korban berhasil ditemukan. Warga dan keluarga korban yang saat itu sedang melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai, melihat tubuh I Gede Dugdug sudah terbujur kaku.

"Jenasahnya ditemukan 400 meter arah barat dari ladang diduga korban terakhir terlihat, namun medannya sulit bagi mereka untuk mengevakuasi korban" sambungnya. Akhirnyam Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran ke arah utara dan selatan mendapatkan informasi penemuan korban melalui radio ORARI tentang titik ditemukannya korban.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 13.03 Wita mengingat medan cukup sulit. Selanjutnya jenasah dibawa menuju RSUD Karangasem menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi