Tertimbun Longsor, Tim SAR Temukan Lima Warga Lombok Meninggal

Kamis, 16 Agustus 2018 : 17.42
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian warga tertimbun longsor di Dompu, NTB/foto:basarnas
LOMBOK - Tim SAR gabungan berhasil menemukan semua korban tertimbun tanah longsor di Dompo Indah Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.

Para korban warga setempat, berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR, Selasa (14/08/2018) sekitar pukul 10.34 WITA. Empat korban meninggal masing-masing Muhidin (33), Lalu Hendra Ziriadi (33), Lutfi (9), Fatih (1,7).

Satu korban meninggal lainnya di lokasi terpisah Saiful Bahri (30) korban longsor di Dusun Busur Timur Desa Tempos Koa Kecamatan Gangga.

"Salah seorang korban Muhidin ditemukan dalam posisi duduk, kemudian dievakuasi dan langsung kami serahkan keluarga yang hadir dan menyaksikan langsung proses evakuasi," jelas Kabasarnas Masdya TNI M Syaugi, didampingi Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Mayjen TNI Nugroho dan Kepala Kantor SAR Mataram selaku SMC I Ketut Sidakarya.

Dijelaskan, posisi korban, dari tebing rumahnya sekitar 20 meter dan terkubur longsor sedalam 2 meteran. Atas kejadian itu, Kabasarnas menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.

Jenderal bintang tiga itu kembali ke lokasi pencarian untuk menginstruksikan dan arahan teknis kepada Direktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryoaji. Selain itu, Syauqi memompa semangat tim SAR agar tetap semangat dalam mengampu misi kemanusiaan.

"Kalian adalah pahlawan-pahlawan kemanusiaan. Ini adalah tugas mulia dan amal pekerjaan ini akan menjadi pahala yang tidak terhingga. Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja kalian yang luar biasa selama ini," tegasnya.

Dalam perkembangam operasi SAR hari ini mengalami kemajuan signifikan. Tim SAR berkekuatan 99 personil mengerahkan 2 alat berat eskavator di lokasi longsor.

Diperkuat 5 alat penyembur air jenis alkon serta peralatan konvensional seperti cangkul dan sekop serta anjing pelacak milik Ditsatwa, diharapkan gundukan tanah longsor cepat terurai dan korban cepat ditemukan.

"Tetap faktor safety diutamakan, saya melihat sendiri medannya. Tebing vertikal setinggi 30 sampai 50 meter persis diatas lokasi pencarian itu sangat beresiko longsor, mengingat adanya retakan-retakan besar di permukaan tebing," tandasnya.

Dijelaskan, locus pencarian tim SAR selanjutnya di dasar tebing persis dibawah rumah korban. Diketahui, dusun tersebut terdapat 4 korban jiwa tertimpa longsor akibat gempa bumi bermagnetudo 7 SR yang mengguncang Lombok Utara, Minggu (5/08/2018) malam.

Gempa melongsorkan tanah pasir sekitar 25 meter di belakang rumah korban plus setengah rumah korban Hendra terbawa longsor, masuk ke dasar sungai sedalam 40 meter di bawahnya. Rumah Muhidin seluruhnya terbawa longsor.

Akibat longsor tersebut, terbentuk tebing vertikal setinggi 30 meteran dan dua gundukan menyerupai bukit. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi