Rumah Kreatif BUMN Telkom Turut Majukan UKM di Daerah

Sabtu, 11 Agustus 2018 : 16.05
DENPASAR - Keberadaan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom diharapkan mampu memajukan industri Usaha Kecil Menengah di daerah.

GM Kandatel Bali I Komang Widnyana Karang menyampaikan itu saat membuka Training of Trainer bagi fasilitator RKB kawasan Indonesia Timur di Ruang Rapat Kantor Telkom Denpasar 8-9 Agustus 2018.

Tim Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom melakukan Training of Trainer bagi fasilitator RKB kawasan Indonesia Timur. Turut hadir Manager Pengembangan dan Pembinaan UKM RKB Telkom Divisi Business Service Jakarta Budiarto dan Manager Product Sourcing & Solution Development Ciput Gatot Agus Saksomo.

Dalam kesempatan itu Widnyana berpesan agar fasilitor menjawab tantangan untuk memajukan UKM di daerahnya. "Jadikan Rumah Kreatif BUMN sebagai pusat kreatifitas yang men-drive para UKM sebagai engine ekonomi di sekitarnya," pesannya.

Hadir pada ToT ini para fasilitator yang ditempatkan di Kawasan Indonesia Timur seperti Puncak Jaya, Manokwari, Sorong, Kepulauan Siau, Air Madidi, Tarakan dan lain-lain. Sebagian peserta bahkan belum pernah pergi ke Bali.

Hari pertama peserta pelatihan mendapatkan 3 materi yang dilaksanakan sehari penuh di dalam ruangan. Membawakan materi tentang Rumah Kreatif BUMN.

Manager Pengembangan dan Pembinaan UKM RKB Telkom Divisi Business Service Jakarta Budiarto menjelaskan, konten RKB mulai awal pembentukannya oleh Menteri BUMN RI Rini Sumarno hingga perkembangannya saat ini disertai tanya jawab secara interaktif.

"Bekerja di RKB merupakan pekerjaan mulia dan banyak pahalanya karena bertugas membantu memajukan dan mengembangkan para UKM dalam membuat produk berkualitas dan memasarkannya secara online", jelasnya.

Manajer Product Sourcing & Solution Development, Ciput Gatot AS membawakan detail materi Wifi Corner yang akan dipasarkan para fasilitator di lokasi-lokasi UKM RKB yang tersebar di 41 lokasi seluruh Indonesia.

Materi terakhir disajikan oleh tim Blanja.com yang merupakan market place bagi pemasaran hasil produksi UKM binaan RKB yang pasarnya tidak terbatas karena sudah Go Online.

OSM RKB, Sabri Rasyid menitipkan pesan agar fasilitator selalu menjaga endurance dalam memotivasi dan melayani UKM, membantu para UKM untuk berbagi ilmu dan selalu memanfaat sosial media dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, termasuk menempelkan KPI di meja kerjanya.

Di hari kedua, peserta diajak mengunjungi lokasi-lokasi Wifi Corner sebagai benchmark sesuai realisasi di lapangan baik yang ada di lingkungan kantor Telkom maupun pihak lain yang merupakan mitra.

Pada kunjungan di sebuah warung yang tidak terlalu besar, para peserta tertarik karena omset penjualan vouchernya cukup besar yaitu 85 voucher per bulan. Dan menurut pemilik warung tersebut cukup bisa membantu manaikkan omset penjualan makanan dan minumannya karena menjadi tempat nongkrong.

Perjalanan dilanjutkan benchmark ke RKB BUMN lain dan dilanjutlan ke RKB Telkom yang berlokasi di samping Plaza Telkom Tabanan.

Peserta disambut Kakandatel Tabanan I Wayan Gde Suka Wijaya dilanjutkan presentasi fasilitator Agung dan Tya tentang kegiatan RKB Tabanan melalui video disertai tanya jawab suka duka dan kendala yang ada.

Hadir beberapa UKM yang berhasil karena bantuan RKB. Salah satunya Made Ayu yang merupakan mantan perawat. Dia sudah merasakan hasil jualan produksi dupa berkat informasi yang diperoleh dari RKB Tabanan.

"Saya sebelumnya tidak tahu RKB itu apa, tetapi setelah saya datang ke RKB ternyata bisa membantu ilmu berjualan saya yang sekarang sudah listing di blanja.com. Saya juga sudah pernah ikut pelatihan di sini," ujarnya.

Pesanan dupa saya sekarang sudah diorder dari beberapa kota seperti Jakarta, Bitung, Palembang dan lain-lain", jelas Ayu sambil mempromosikan produk dupa Merta Pudak Wangi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi