Revolusi Industri 4.0, Presiden Jokowi Yakin Anak Muda Indonesia Mampu Bersaing

Minggu, 26 Agustus 2018 : 08.00
Presiden Jokowi membuka Young Top National Conference (YOTNC) di Jakarta/foto:biro pers setpres
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meyakini anak-anak muda Indonesia dapat bersaing dengan anak-anak muda negara lain memasuki era revolusi industtri 4.0. Secara resmi membuka _Young on Top National Conference_ (YOTNC) yang dihelat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu, 25 Agustus 2018.

Acara ini merupakan yang kedelapan kalinya digelar sejak dimulai pada tahun 2011. Presiden menyampaikan revolusi industri 4.0 beserta perubahan-perubahannya sedang terjadi dengan sangat cepat.

Untuk itu, Jokowi mendorong anak-anak muda Indonesia untuk tidak takut menghadapi tantangan, mau membuka diri terhadap perubahan, dan tidak takut untuk berkompetisi. "Saya meyakini anak-anak muda kita bisa bersaing dengan anak-anak muda dari negara-negara lain. Saya yakin itu," kata Presiden.

Kemajuan-kemajuan teknologi seperti artificial intelligence, advance robotic, 3D printing, virtual reality, hingga cloud computing, menurut Presiden, memiliki dua sisi. Pertama, sebagai tantangan yang perlu dihadapi dan diantisipasi, dan kedua sebagai peluang yang harus diketahui dan dimanfaatkan dengan baik.

Inilah yang akan membawa sebuah negara maju atau tidak maju ke depan. Kalau tidak bisa mengantisipasi, bisa menyiapkan, bisa merencanakan bagaimana kita menghadapi revolusi industri 4.0. Menurut Jokowi, yang bisa menghadapi ini hanya satu, anak-anak muda, youthers.

Kepala Negara juga mendorong anak-anak muda untuk berani memulai sesuatu meski itu baru sebuah ide. Karena menurutnya, zaman sekarang yang dijual adalah ide atau gagasan. Ia pun memberi contoh Elon Musk, tokoh yang mendirikan _SpaceX_, sebuah perusahaan transportasi luar angkasa Amerika Serikat.

"Seperti tadi yang saya sampaikan Elon Musk, itu menjual ide, menjual gagasan. Tapi investor yang ingin mendanai banyak sekali, antri, karena memang gagasannya gagasan besar, idenya adalah ide besar yang bagus sekali. Saudara-saudara juga sama, entah _startup_, entah ingin memulai sesuatu," tutur Kepala Negara.

Pada acara yang mengangkat tema #terusMENGINSPIRASI tersebut, Presiden didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi