Relawan Al Muhajirin Temui Pengungsi Gempa Lombok Bagikan Bantuan

Rabu, 15 Agustus 2018 : 11.12
Bantuan dari para donatur yang digalang dan dibawa Relawan Al Muhajirin diberikan langsung kepada pengungsi korban gempa di Lombok Utara
LOMBOK UTARA - Relawan Al Muhajirin dari Rukun Warga Muslim (RWM) Perumnas Bukit Sanggulan Indah (BSI), Tabanan, Bali yang membawa dan mengawal dua mobil bantuan untuk korban gempa, mendirikan Posko di Desa Telaga Wareng, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/8/2018).

Ketua Relawan Al Muhajirin Andi Winarno seusai mendirikan Poska mengemukakan, pihaknya sengaja membuka Posko di lokasi gempa dimaksudkan agar bisa memberikan bantuan yang dibawanya secara langsung kepada para pengungsi korban gempa bumi di Lombok.

"Amanat para donatur pemberi sumbangan bila memungkinkan agar bantuan bisa diberikan secara langsung kepada para pengungsi. Setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak khususnya Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPPN) yang ada di Lombok, kami akhirnya bisa mendirikan Posko dan memberikan bantuan secara langsung kepada pengungsi terdampak gempa di Desa Telaga Wareng," katanya.

Bantuan yang dibawa empat orang Relawan Al Muhajirin kepada para pengungsi di antaranya berupa terpal 37 lembar, karpet kain 12 lembar, air minum kemasan 78 dus, kasur 9 buah, bantal 10 buah, karpet plastik 52 lembar, baju layak pakai dan handuk 36 karung, perlengkapan bayi 8 karung, perlengkapan sholat 5 kardus, tas sekolah 2 karung, mainan anak-anak 7 karung, pampers 11 dus serta obat-obatan P3K 2 karton.

"Kami juga memberikan bantuan berupa sembako, mie instan, susu, kerupuk mentah, perlengkapan mandi, peralatan dapur, magic jar dan sebuah genset kepasda para pengungsi. Khusus untuk genset 7.000 Watt yang saat ini dimanfaatkan untuk di pengungsian, kami berikan untuk masjid," ujarnya.

Menurut Andi, bantuan berupa aneka barang yang diangkut dengan dua mobil box yang diberikan kepada pengungsi di dua lokasi pengungsian tersebut ternyata masih kurang karena banyaknya jumlah pengungsi yang tidak sebanding dengan banyaknya bantuan.

Selain itu, para pengungsi juga belum bisa kembali ke rumah karena rumahnya sebagian besar roboh rata dengan tanah. Terkait hal itu, pihaknya kembali akan menggalang bantuan di Tabanan, Bali untuk diberikan kembali kepada para pengungsi korban gempa di Lombok.

"Kami sudah sampaikan ke Posko Utama di Masjid Al Muhajrin Perumnas Bukit sanggulan Indah, Tabanan. Alhamdulillah, respon warga sangat baik sehingga hari ini sudah kembali terkumpul bantuan lagi," kata Andi yang rencananya hari ini, Rabu (15/8/2018) malam akan kembali ke Tabanan. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi