Puluhan Tulang Belulang Manusia Segera Diaben Warga Pesaban Karangasem

Rabu, 15 Agustus 2018 : 05.45
KARANGASEM - Warga Pesaban, Rendang, Karangasem mengumpulkan 31 tulang belulang manusia di kuburan setempat Rabu (15/8/2018) pagi. Salah satu panitia Ngaben Massal Mangku Kartika menuturkan 31 tulang belulang yang didapat saat digali itu dikumpulkan pukul 04.30 Wita.

Tulang belulang tersebut ditempatkan pada rompok atau tempat tulang yang disediakan. Selanjutnya, semua tulang itu nantinya akan dibakar pada puncak acara Ngaben Massal pada Jumat (17/8/2018).

Sehari sebelumnya pada hari Selasa (14/8) dilaksanakan upacara pembersihan sekaligus ngaskara atau pembersihan awal atma. Bendesa Adat Pesaban, I Made Sudiarta mengatakan ngaben bersama diikuti 120 peserta.

Warga desa adat Pasaban sangat fleksibel dalam melaksanakan upacara ngaben bersama. "Seandainya ada warga perantauan yang ikut ngaben bersama akan diperkenankan asalkan ada pihak keluarga yang mengakuinya," jelasnya.
.
Ketua Panitia Ngaben Massal, I Wayan Sujana mengatakan, jalannya upacara ngaben bersama yang dilaksanakan Desa adat Pesaban Kecamatan Rendang Karangasem sudah dimulai pada tanggal 12 Juli 2018 Ngaturang Piuning di Pura Kahyangan tiga.

Saat ini tanggal 14 Agustus dilaksanakan upacara ngaskara pembersihan sarana yang dipakai dalam upacara, selanjutnya 15 Agustus dilaksanakan upacara ngebet di kuburan dan puncaknya ngaben bersama dilakaanakan bertepatan HUT RI ke 73.

Sejatinya desa adat Pesaban telah melaksanakan upacara ngaben bersama tiga kali mulai dari tahun 2011/ 2015 dan tahun 2018. Melalui Ngaben bersama, bisa dilaksanakan untuk menjaga kebersamaan diantara warga Desa Adat Pesaban.

Pengerajeg karya Jro Mangku Dalem, Wayan Swastika menambahkan upacara ngaskara merupakan upacara pembersihan mempercepat proses mengembalikan unsur panca Maha Bhuta ke sumbernya.

Upacara ngaskara dipuput tiga pendeta siwa buda dan empu yaitu Ida Pedanda Griya Singarata Ida Pedanda Budha Griya Alangkajeng dan Ida Pandita Empu Griya Poh Gendingading.

Puncak upacara Pitra Yadnya dilaksanakan bertepatan dengan HUT RI ke 73 tanggal 17 Aguatus 2018. Pada 20 Agustus dilanjutkan upacara sawa wedana dan nuntun pada tanggal 23 agustus sekaligus "ngelinggihan dewata dewati". (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi