Presiden Jokowi Ingin Tradisikan Zikir dan Doa Jelang Peringatan Kemerdekaan RI

Kamis, 02 Agustus 2018 : 05.05
Presiden Jokowi menghadiri zikir dan doa di Istana Merdeka Jakarta/foto:biro pers setpres
JAKARTA- Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI diharapkan di Istana Merdeka bisa ditradisikan zikir dan doa sebagai ungkapan syukur atas berkah kemerdakaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara zikir dan doa untuk bangsa di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu malam, 1 Agustus 2018.

Zikir kebangsaan ini digelar untuk memperingati HUT kemerdekaan ke-73 RI. Kepala Negara tiba di halaman depan Istana Merdeka sekira pukul 19.39 WIB. Dirinya tampak mengenakan baju koko dibalut jas hitam, sarung, dan peci hitam.

"Semoga dengan zikir dan doa yang kita lakukan pada malam hari ini dan ini menjadi tradisi. Setiap 1 Agustus setiap tahun akan terus dilakukan zikir dan doa untuk mengucapkan syukur atas rahmat yang diberikan Allah pada bangsa kita Indonesia yaitu kemerdekaan," harap Jokowi.

Ungkapan senada disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Haji Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, belum pernah ada zikir dan doa bersama menyambut kemerdekaan selama lebih dari 70 tahun Indonesia merdeka.

"Tapi sekarang ada karena keinginan Bapak Presiden," imbuh Ma'ruf .

Ma'ruf juga berharap acara zikir dan doa bersama ini bisa memberi keberkahan bagi bangsa dan negara.

Harapan sama juga disampaikan Ketua Umum Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kiai Haji Musthofa Aqil Sirodj dalam sambutannya. "Zikir dan doa dapat menjadi muhasabah. Melalui zikir dan doa semoga Indonesia bisa menjadi bangsa yang aman dan damai," katanya.

Tampak hadir mendampingi Presiden dan Wapres dalam zikir kebangsaan ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi