"Ngeroras" Massal Dusun Geriana Kangin Diakhiri "Nganyut" di Pantai Goa Lawah

Sabtu, 18 Agustus 2018 : 05.00
KARANGASEM - Upacara "Nganyut" di pantai Goa Lawah, Klungkung menjadi akhir dari puncak upacara ngeroras masal di Banjar Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, Jumat (17/8/2018).

Sebelum upacara ini dilaksanakan, digelar ritual pembakaran puspa (simbol perawakan) abu atau arang yang berasal dari sisa pembakaran tersebut. Abu itu dimasukkan ke dalam nyuh gading (kelapa kuning) dihias dan melewati serangkaian ritual barulah upacara nganyud ini dilakukan.

Puncak upacara ngeroras massal berlangsung sejak pagi hari, rangkaian ritual dipuput Ide Pendanda Istri Anom Keniten dari Geria Laya ombo, Dusun Pegubungan, Duda, Selat, Karangasem.

“Ya disini kembali sang leluhur didoakan sebelum hanyutkan kelaut sebagai simbolis kembali menyatu dengan sang maha mencipta,” kata Ketua Panitia Pelaksana I Nyoman Merta kepada wartawan.

Dijelaskan, sudah menjadi kebiasaan, ketika puspa dimasukkan ke "nyug" gading serta dihias sedemikian rupa, sanak kerabat terdekat dari puspa yang diupacarai tersebut akan memasukkan sejumlah uang mulai dari uang kepeng hingga uang kertas.

Praktis, ketika upacara ngayud ini dilaksanakan, begitu nyuh gading tersebut di dicelupkan sebanyam tiga kali ke air laut.

Kemudian, disebar atau istilah Bali di- rarung membuat beberapa orang yang memang sudah menunggu upacara tersebut berebut uang yang berasal dari nyuh tersebut meski harus melawab derasnya gulungan ombak pantai Goa Lawah. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi