Model Jacklien Woelanda Kagumi Keindahan Tirta Gangga Karangasem

Senin, 27 Agustus 2018 : 12.06
Workshop Photografi menghadirkan model-model cantik asal Jakarta dalam memeriahkan Festival Tirta Gangga
KARANGASEM - Obyek wisata Tirta Gangga di Kabupaten Karangasem Bali membuat takjub model cantik Jacklien Woelanda Damanik (25).

Jacklien secara khusus datang ke Karangasem untuk mengikuti event Workshop Photografi yang digelar Komunitas Photografer Karangasem dalam memeriahkan Festival Tirta Gangga, Minggu (26/8/2018).

Dara kelahiran Manado itu, mengaku mulai berkecimpung untuk menjadi target bidikan lensa sejak lima tahun silam. Awalnya hanya sekedar hobi menjadi obyek fotograsi namun karena tawaran terus berdatangan akhirnya justru keterusan sampai sekarang.

"Sebenarnya sudah dari kecil, tapi beru lima tahun ini mulai serius," kata Jacklien. Jacliean sendiri mengaku baru pertama kali ke Karangasem meski sudah sempat beberapa kali ke Bali. Begitu tiba di Tirta Gangga, wanita yang berprofesi sebagai asisten dokter dan instruktur tari Zumba itu, langsung takjub dengan pesona keindahannya.

Sementara dalam workshop photografi yang disinkronkan dengan acara Festival Tirta Gangga, diikuti sekitar 70 orang peserta. Workshop bertemakan "Memaksimalkan kamera kita", mendapat antusiame photografer profesional hingga photografer pemula.

Bahkan sebagian besar peserta adalah anak anak sekolahan yang memiliki ketertarikan terhadap dunia photografi.

Peserta diberikan sejumlah materi dan pemahan tentang tata cara menggunakan kamera serta menentukan komposisi gambar yang baik oleh Aji Maharsi master photo ternama di Bali selaku pembicara.

Dari pengalamannya selama 18 tahun memotret, kata Aji menggunakan kamera jenis apapun, penting hasilnya harus dicetak. Kenapa dicetak..? Karena ketika photo itu dicetak bisa saja didisplay kamera dengan hasilnya cetakan itu berbeda, disana akan kelihatan apakah photo yang kita ambil komposisinya sudah pas atau belum.

Hal itu, sangat penting sekali proses Input dan output dalam pengambilan photo harus dipelajari.

"Bagi pemula begitu habis ambil photo kumpulkan beberapa dan lebih baik dicetak, kenapa harus dicetak karena apakah kontrolnya over atau tidak disana akan kelihatan, Kemampuan memotret dan edit nanti kelihatan apakah sudah layakkah hasil photo kita untuk dijual," ujarnya.

Selain itu, para peserta juga diberikan pengetahuan terkait fungsi fungsi tombol yang ada di masing masing kamera, termasuk pengaturan diafragma, iso, shuter speed hingga eksplosure untuk memdapatkan hasil yang maksimal dari kamera itu sendiri.

Disamping beberapa kontrol tersebut. Untuk hasil photo yang maksimal, para peserta juga diberikan trik untuk memaksimalkan penggunaan lensa, seperti penggunaan lensa kit bawaan asli Kamera.

Acara workshop ini bukan hanya sebatas pemaparan teori serta trik trik memaksimalkan sebuah kamera, para peserta juga diajak untuk mencoba langsung memotret beberapa model yang telah disediakan panitia.

Bahkan tidak tanggung tanggung dua model profesional dari Jakarta didatangkan dalam acara ini untuk dijadikan objek jepretan yang dipadukan dengan keindahan Taman Tirta Gangga. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi