Menkeu Mulyani Ungkap Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba 4 Ton

Jumat, 03 Agustus 2018 : 00.00
SURABAYA- Menteri Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan tahun 2018 Bea cukai berhasil menggagalkan penyelundupankan Narkoba sebanyak 4 Ton.

Hal itu disampaikan Mulyani menghadiri konfrensi pers yang digelar oleh Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I, dalam rangka Pencegahan, Penindakan dan Pemusnahan Barang Bea Cukai di lapangan Pemeriksaan kepabeanan PT. Terminal Petikemas Jln.Mutiara No 1 Tanjung Perak Surabaya, Kamis (2/8/2018).

Turut hadir, Komandan Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL (Danpomal Lantamal) V Letkol Laut (PM) Joko Tri Suhartono mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H.,

Konfrensi pers juga dihadiri Komandan Kodiklatal, Wakapolda Jawatimur, Dirjen Bea cukai Tanjung Perak Surabaya, Asintel Pangdam V/ Brawijaya, Komandan Pomal Armada II, Komandan Pom Kodam V / Brw, Kapolres Tg. Perak Surabaya, Dandim Surabaya Utara, Kepala Beacukai Surabaya, Misbakun Anggota DPR RI XI dan pejabat lainnya.

Dikatakan Mulyani dia mengajak semua pihak untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti minuman berakhol dan rokok ilegal dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Selama ini Bea cukai sudah bekerja dengan baik mencegah barang-barang ilegal yang masuk ke Indonesia seperti minum berakohol dan rokok yang membahayakan kesehatan masyarakat Indonesia," ujarnya.

Bea cukai juga lanjutnya,  sudah berhasil menggagalkan penyelundupankan Narkoba sebanyak 4 Ton pada tahun ini.

Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat terkait yang telah mendukung sehingga dapat mencegah masuknya narkoba ke Indonesia.

“Kerugian negara yang akan dialami negara apabila barang ilegal ini masuk ke Indonesia sebesar 5,77 Miliar, untuk kasus rokok ilegal mengalami penurunan pada tahun ini dari 12% menjadi 7%”.

Sementara. Misbakun (Anggota Komisi XI DPR RI) juga emberikan apresiasi kepada Bea Cukai atas kinerjanya telah berhasil menggagalkan barang ilegal yang telah masuk ke Indonesia. Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri, harus didukung oleh seluruh aparat terkait yang ada di wilayahnya.

Ia berharap, pemerintah bisa memberikan penghargaan kepada anggota yang telah  berhasil melaksanakan perkejaan dengan baik, untuk menjaga semangat kerjanya.

Sementara, Laksamana Muda TNI Darmanto, S.H., M.AP (Komandan Kodiklatal) menyampaikan bahwa TNI AL akan selalu siap menghadapi tantangan kedepan, dengan kerja sama yang baik antara seluruh aparat terkait maka akan mempermudah dalam mengatasi segala permasalahan.

Konfrensi pers tersebut diakhiri pemusnahan barang ilegal yang terdiri dari 960 botol MMEA ilegal dan 16.8 juta batang rokok. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi