Mengajar Siswa SD dan Anak Jalanan, Pertamina Kerahkan Ribuan Pekerja

Selasa, 28 Agustus 2018 : 11.46
Salah satu sekolah di Surabaya yang didatangi pekerja Pertamina dalam Program Pertamina Energi Negeri
JAKARTA - Pertamina menerjunkan ribuan pekerja untuk mengajar dan menyebarkan semangat positif bagi anak-anak Sekolah Dasar dan anak jalanan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Para pekerja meluangkan waktu selama satu hari, berpartisipasi dan berinteraksi langsung dengan dunia pendidikan sebagai wujud konkrit keterlibatan pekerja dalam kegiatan sosial.

Melalui program Pertamina Energi Negeri (PEN), kegiatan mengajar yang sudah memasuki tahun ketiga ini melibatkan 1.435 pekerja dari Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Unit Operasi dan Anak perusahaan dari berbagai tingkat jabatan.

Mereka menjadi relawan akan mengajar, mendokumentasikan seluruh kegiatan yang berlangsung secara serentak di 17 lokasi, yakni di Aceh, Medan, Dumai, Pekanbaru, Jambi, Prabumulih, Palembang, Jakarta, Balongan (Indramayu), Cilacap, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Tanjung, Makassar, Jayapura dan Kasim.

"Total sekolah yang dijangkau sebanyak 63 Sekolah Dasar yang berda di sekitar wilayah Operasi Pertamina," sebut Vice Presiden Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito dalam rilis, Selasa (28/8/2018).

Dicontohkan, wilayah Surabaya, PEN diadakan di tiga sekolah yang berada di Ring I Pertamina MOR V, yaitu di SD N Jagir I, SD N Ngagel Rejo 1, dan SD N Ngagel Rejo III. Tidak hanya mengajar, tetapi Pertamina MOR V juga memberikan bantuan fasilitas belajar mengajar untuk masing-masing sekolah yaitu laptop dan juga printer.

PEN kali ini melibatkan relawan dengan jumlah lebih besar dari tahun sebelumnya. Program ini pertama kali dilaksanakan di pada Februari 2016, dengan jumlah relawan sebanyak 129 pekerja Pertamina.

"Pada tahun kedua dilaksanakan pada 8 Mei, yang diikuti lebih dari 500 relawan," sambungnya. Adiatama menegaskan, para pekerja yang terlibat naik hampir tiga kali lipat dari tahun lalu, menunjukkan antusiasme mereka dalam mewujdukan budaya kerelawanan di luar aktivitas rutin bekerja.

Tahun ini, Pertamina Energi Negeri mengambil tema “Menyatukan Energi Mendukung Literasi, sebagai bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat untuk berbagai pengetahuan khususnya membaca, menjelang Hari Literasi lnternasional.

Para pengajar juga akan menanamkan nilai-nilai budi pekerti, dan materi lain yang disampaikan dengan cara menarik dan menyenangkan. Program-program tersebut merupakan bagian kampanye perusahaan, yang sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat kecintaan anak-anak pada Indonesia.

Tata nilai perusahaan yang bisa diterapkan secara universal sebagai topik pendidikan karakter sepeti kejujuran, berprestasi, percaya diri, berbagi, kreatif dan berpengetahuan, disampaikan pula oleh para pekerja.

Satu hal yang berbeda dari tahun sebelumnya, PEN tahun ini juga menyasar sekolah anak jalanan di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Dikatakan, mengajar anak jalanan tantangannya akan berbeda dibandingkan mengajar anak-anak di sekolah formal, karena mereka adalah anak-anak yang terbiasa mencari uang dibandingkan belajar.

"Tentunya penyampaian materi harus dikemas lebih menarik, agar anak-anak bisa betah mengikuti kegiatan belajar bersama,” imbuhnya. Pertamina Energi Negeri merupakan kegiatan sukarela yang diinisiasi secara murni oleh pekerja-pekerja muda Pertamina yang tergabung dalam Culture Change Agent.

Mereka yang terlibat dalam kegiatan meliputi relawan pengajar, dokumentasi dan fasilitator tidak hanya meluangkan waktu satu hari untuk berkegiatan sosial, namun juga secara mandiri menyiapkan rencana kegiatan mengajar, perlengkapan dan biaya yang mungkin timbul dari kegiatan tersebut. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi