Masjid Al Muhajirin Tabanan Tak Mampu Tampung Jamaah Sholat Idul Adha

Rabu, 22 Agustus 2018 : 09.17
Jamaah wanita seusai sholat di luar Masjid Al Muhajirin saat mendengarkan khotbah Idul Adha
TABANAN - Masjid Al Muhajirin di Kompleks Perumnas Bukit Sanggulan Indah (BSI), Tabanan,
Bali, tak mampu menampung jamaah yang melaksanakan sholat Idul Adha 1439 H, Rabu (22/8/2018)

Akibatnya, ribuan jamaah khusunya kaum ibu dan anak-anak terpkasa harus melaksnakan sholat di jalan raya yang ada di depan Masjid Al Muhajirin dan sebagian lagi di depan sekolah Mapindo yang ada di selatan Masjid Al Muhajirin.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Muhajirn, Eko Anang Sulistiono menuturkan peristiwa melubernya jamaah tersebut memang selalu terjadi setiap kali pelaksanaan sholat Idul Fitri dan Idul Adha di Masjid AL Muhajirin.

Namun hal itu sudah diantisipasi panitia dengan menyiapkan terpal dan tikar yang ditempatkan di jalan dan rumah warga depan masjid serta di jalan dan lapangan depan sekolah Mapindo.

"Membludaknya warga muslim yang akan melakukan sholat Idul Adha di Masjid Al Muhajirin sudah kami antisipasi sebelumnya, karena daya tampung masjid hanya sekitar 700 orang sehingga kami menyiapkan lokasi tambahan di ruas jalan yang ada di depan masjid khusus diperuntukkan bagi jamaah wanita," ujarnya.

Eko Anang Sulistiono yang akrab dipanggil dengan nama Pak Sulis ini menuturkan, warga muslim yang melakukan sholat Idul Adha kali ini jumlahnya diperkirakan lebih dari 2.500 orang.

"Perkiraan ini berdasarkan tambahan lokasi sholat dan terpal yang disiapkan panitia hingga memenuhi ruas jalan dan sebagian lapangan di depan sekolah Mapindo," katanya

Disebutkan, seusai sholat Idul Adha, PHBI Masjid Al Muhajirin akan melakukan pemotongan hewan kurban berupa sapi dan kambing yang dipusatkan di lapangan belakang Masjid Al Muhajirin.

"PHBI menerima hewan kurban yang terdiri dari 14 ekor sapi dan 22 ekor kambing. Daging kurban akan dibagikan kepada warga muslim di Kompleks Perumnas BSI dan sekitarnya serta komunitas warga muslim lainnya yang ada di Kabupaten Tabanan. Selain itu, panitia juga membagikan daging kambing kurban kepada warga non muslim yang ada di sekitar masjid," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan Drs.H.Moh.Sholeh, M.Pdi yang menjadi khotib sholat Idul Adha di Masjid Al Muhajirin dalam khotbahnya mengusung thema Implementasi Ibadah Haji dan kurban di masyarakat.

Disebutkan, ibadah haji dan qurban mengandung nilai dan ajaran dari perjuangan Nabi Ibrahim dan keluarganya yang sangat patuh terhadap perintah Allah SWT. "Perjuangan dan ketaatan Nabi Ibrahim dan keluarganya tersebut patut kita tiru dan diimplementasikan dalam kehiduapan kita sehari-hari," katanya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi