GO-JEK Tancapkan Kuku Bisnis di Tanah Papua

Kamis, 16 Agustus 2018 : 19.00
JAKARTA - GO-JEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, hari ini, meresmikan perluasan operasional di kota Merauke, Provinsi Papua.

Perluasan ini menjadikan operasi GO-JEK tersedia dari Sabang, ujung paling barat Indonesia sampai Merauke, ujung paling timur Indonesia. Perluasan ini merupakan bentuk komitmen GO-JEK untuk mendukung Indonesia yang lebih baik, lebih cepat dan lebih berkembang.

Dengan perluasan ini, GO-JEK sekarang hadir di 70 kota di seluruh Indonesia. Acara peresmian kantor operasi Merauke ini dihadiri oleh Budi Karya Sumadi - Menteri Perhubungan RI, dan Rudiantara - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

CEO dan Founder GO-JEK Nadiem Makarim, mengatakan, “GO-JEK percaya pemanfaatan teknologi merupakan cara yang paling cepat dan tepat untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraannya.

"Dengan operasional yang diperluas dari Sabang hingga Merauke, GO-JEK berharap lebih banyak UMKM dan pengusaha mikro seperti mitra-mitra driver yang bisa merasakan manfaat teknologi,” katanya dalam rilis, Kamis 16 Agustus 2018.

Nadiem menambahkan bahwa perayaaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa sangat istimewa buat GO-JEK. Tahun ini tidak hanya menandakan perluasan GO-JEK dari ujung paling barat ke ujung paling timur Indonesia, namun juga ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara.

“Kami bersyukur dan bangga bisa menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat di negara Asia Tenggara lainnya untuk dapat merasakan manfaat GO-JEK dalam mempermudah kehidupan sehari-hari mereka.”

Kehadiran GO-JEK di luar Indonesia mendapatkan respon positif dari konsumen, terutama konsumen di Vietnam. “GO-VIET, merek yang digunakan Vietnam, telah melakukan soft launch di kota Ho Chi Minh.

Vietnam minggu lalu dan mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. GO-VIET berhasil meraih 15% pangsa pasar di Ho Chi Minh hanya dalam waktu sepuluh hari sejak soft launch.

Sebelumnya, GO-JEK telah mengumumkan peluncuran dua perusahaan yang didirikan secara lokal di Vietnam dan Thailand, yang merupakan gelombang pertama dari ekspansi internasional ke negara-negara Asia Tenggara.

Melalui ekspansi internasional ini, GO-JEK ingin memperluas dampak positifnya yang telah terbukti di Indonesia ke negara-negara lain.

Keberhasilan GO-JEK membawa dampak positif di luar Indonesia adalah dengan menggabungkan keahlian GO-JEK di bidang teknologi, operasional serta pengembangan bisnis dan keahlian tim lokal yang memahami cara terbaik melayani kebutuhan konsumen di negara masing-masing.

Masyarakat di Asia Tenggara, kata Nadiem, saat ini memerlukan alternatif pilihan layanan ride-hailing. Tak hanya konsumen yang membutuhkan pilihan tetapi juga para pengemudi. “Adanya kompetisi selalu bisa membuat pasar menjadi lebih bertumbuh dan berkembang.

"Aspirasi kami adalah menjadi aplikasi pilihan untuk membantu kehidupan sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara,” ujarnya. Nadiem menambahkan, hal lain yang penting dari ekspansi internasional kami adalah membuat Indonesia bangga.

Pihaknya ingin membuktikan bahwa #AnakBangsaBisa menempatkan Indonesia pada peta inovasi global dan kepemimpinan di bidang teknologi. Ini tidak dapat kami lakukan tanpa dukungan dari semua pihak, dari mitra driver, konsumen dan juga pemerintah.”

Dalam acara hari ini, GO-JEK juga memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan lokal yang mengharumkan nama Indonesia hingga ke mancanegara, salah satunya Telkomsel.

Sebagai partner yang mendukung kesejahteraan mitra driver lewat paket komunikasi dengan harga terjangkau, Telkomsel juga mendukung peresmian perluasan operasional GO-JEK dengan menyediakan akses konektivitas untuk sambungan langsung ke Sabang dan Merauke.

Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengungkapkan rasa terima kasih kepada GO-JEK yang telah memberikan kepercayaan kepada Telkomsel MyBusiness sebagai penyedia solusi layanan korporasinya.

“Kami bangga menjadi bagian dari keluarga besar GO-JEK, terlebih lagi karena Telkomsel memiliki semangat yang sama dengan GO-JEK dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk memberikan dampak sosial yang positif kepada masyarakat.”

“Sebagai operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel sendiri selalu berkomitmen untuk memberikan akses komunikasi kepada seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke, termasuk ke daerah terpencil, dan pulau terluar, serta daerah perbatasan negara,” tutur Sukardi. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi