Eliminasi Campak, Badung Gencar Kampanyekan Imunisasi MR

Kamis, 02 Agustus 2018 : 23.30
Kadis Kesehatan Badung Putra Suteja hadir dalam kampanye Imunisasi MR di SD CIS Dalung
BADUNG-  Pemkab Badung melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Badung gencar melaksanakan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) guna mencapai eliminasi campak dan pengendalian Rubella Tahun 2010

Seperti dilakukan di SD Cerdas Insan Sejahtera (CIS) Bali bertempat di SD Cis Bali Dalung Permai, Rabu 1 Agustus 2018.

Hadir dalam kegiatan itu, Kadis Kesehatan Kab Badung Putra Suteja, Ketua DPRD Putu Parwata, Sekaligus pemilik Yayasan CIS, Perwakilan Kadis Kedis Kesehatan Prop Bali.

Turut hadir Tim Penggerak PKK Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Suastini Parwata, Ketua Darma Wanita persatuan Kab Badung Ny. Nesya Yoga Segara, Ketua WHDI Kab Badung Nyonya Isyudayani Astika, Kepala RSUD Kab Badung Dr Gunarta, Camat Kuta Utara A A N Arimbawa, Perbekel Dalung dan Para undangan yang terkait.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta Nyoman Giri Prasta dalam sambutan dibacakan Kadis Kesehatan Suteja, mengatakan, virus campak (Measles) yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti Diare, Radang Paru (Pneumonia), Radang Otak dan bahkan Kematian.

Dijelaskan, Rubella merupakan penyebab terjadinya keguguran atau kecacatan pada bayi apabila menyerang Ibu Hamil pada Trimester Pertama, dimana Campak dan Rubella ini merupakan penyakit Infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus.

Tujuan Measles Rubella (MR) dilaksanakan untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian Rubella Tahun 2010. Untuk mencapai tujuan tersebut maka imunisasi adalah satu–satunya cara yang paling Efektif untuk mencegah penyakit tersebut.

Dengan makna Strategis agar menyiapkan generasi Emas Indonesia yang sehat dan kuat. Sasaran dari imunisasi Measles Rubella (MR) ini dari usia 9 Bulan sampai dengan kurang dari 15 Tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang diberikan secara serentak dan masal. 

Pelaksanaan ini dilaksanakan selama 2 Bulan, dimana pada bulan Agustus melalui jalur Sekolah dan Bulan September melalui jalur Non Sekolah seperti Posyandu dan Pos Imunisasi lainnya yang selanjutnya pada Bulan Oktober Tahun 2018 akan dilanjutkan sebagai Program Rutin yang khususnya diberikan pada anak Usia 9 Bulan.

Ketua Ketua Panitia Dr Elly S Murti mengatakan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin.

Tahun 2000, lebih dari 562.000 Anak Per Tahun meninggal diseluruh Dunia karena komplikasi penyakit Campak. Dengan pemberian imunisasi Campak menurun menjadi 115.000 Per Tahun, dengan perkiraan 314 Anak Per hari atau 13 Kematian perjamnya. Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi Anak dan Dewasa muda yang rentan.

Dalam Global Vaccine Action Plan ( GVAP ), Campak dan Rubella ditargetkan untuk dapat dieliminasi di 5 Regional WHO pada Tahun 2020, dengan berbagai Strategi yang diperlukan untuk mencapai target Dunia tanpa Campak Rubella atau CRS.

Tujuan imunisasi MR untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian Rubella / CRS Tahun 2020, meningkatkan kekebalan masyarakat teerhadap campak dan Rubella secara cepat, memutuskan Transmisi Virus Campak dan Rubella, menurunkan angka kesatitan campak dan Rubella, menurunkan angka kejadian CRS dengan total sasaran imunisasi MR di Kabupaten Badung Tahun 2018 sebanyak 148.644 Orang dengan rincian laki – laki sebanyak 76.400 Orang dan Perempuan sebanyak 72.244 Orang.

Total Pos Imunisasi untuk kampanye imunisai MR di Kabupaten Badung sebanyak 1.324 pos layanan imunisasi MR dan total Vaksin yang dibutuhkan untuk imunisasi MR di Kabupaten Badung sebanyak 19.800 Vial ( dengan indeks pemakaian yaitu 1 Vial Vaksin diberikan untuk 8 Orang Anak

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi